Suami Pamit Merantau, Ternyata Beristri Lagi

158
ILUSTRASI
ILUSTRASI

RADARSEMARANG.ID, – Istri mana yang akan tahan. Suami pamit merantau, ternyata malah menikah lagi. Ujung-ujungnya, perceraian pun jadi ending-nya.

Kisah pilu ini dialami Lady Sandi, 32. Ia harus merelakan suaminya, John Dori, jatuh ke pelukan wanita lain. Kisah bahterarumah tangga ini bermula enam tahun silam. John pamit merantau ke Kalimantan untuk mencari nafkah. Sebulan sekali ia pulang. Tak lain untuk melepaskan kerinduan kepada keluarga tercinta. Uang juga terus mengalir ke rekening Lady.

Namun apes, tahun kedua di Kalimantan, perusahaan tempatnya bekerja bangkrut. John pun dimutasi ke Jakarta. Awalnya, Lady justru senang. Karena jarak dari Semarang semakin dekat. Namun rasa senangnya itu berubah jadi pahit. Sebab, di Ibu Kota itu, John mulai terkena godaan wanita. Bahkan, John menjadi jarang pulang. Ia juga mulai jarang memberi kabar. Padahal biasanya rutin melakukan video call dengan Lady dan ketiga anaknya.

“Lama-lama kok nggak ada kabar. Anak saya sering menanyakan ayahnya. Aku cuma jawab ayah lagi kerja,” ujar Lady saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di teras Masjid Pengadilan Agama Kelas 1 A Semarang usai salat duhur.

Awalnya, Lady menganggap itu biasa. Ya, mungkin saja John lagi banyak kerjaan. Tapi, tak terasa empat tahun, John sudah tidak pulang. Saat dihubungi lewat ponselnya dan ditanya kapan pulang ke Semarang, John hanya menjawab nanti. Bahkan kadang dijawab kepo. Istri mana yang tak sakit hati mengetahui suami bersikap demikian. Memendam kerinduan selama empat tahun bukan perkara gampang. Bahkan ada tetangga yang bilang Lady istri jablai alias jarang dibelai. Semakin sakit hati, tentu.

“Kadang juga diejek, wah nanti kalau suaminya pulang pasti bawa uang banyak. Atau tuduhan-tuduhan yang nggak mengenakkan,” tuturnya.

Untuk mencukupi kebutuhan ketiga anaknya, Lady harus banting tulang. Jualan jajan pasar yang dititipkan di sekolah-sekolah. Yang penting ada penghasilan. Lady sendiri berusaha sabar. Dia terus berdoa untuk dikuatkan. Hingga pada akhirnya hatinya tergerak untuk menyusul sang suami ke Jakarta. Saat itu, Lady berangkat bersama ibu dan ketiga anaknya naik kereta api dari Stasiun Tawang.

Di perjalanan, anak-anaknya sudah tak sabar bertemu ayahnya. Maklum sudah empat tahun tak berjumpa. Karena tak tahu alamat tinggal John di Ibu Kota, Lady pun mendatangi perusahaan tempat John bekerja. Namun, semua jadi buyar. Bak disambar geledek di siang bolong. Lady kaget bukan kepalang ketika satpam perusahaan itu mengatakan kalau nama istri John bukan Lady, tapi Pretty.

“Kaget banget, tapi aku mencoba sabar dan tabah. Karena kan ada banyak orang. Aku juga selalu berusaha menyembunyikan kesedihan di depan anak-anak,” kisahnya.

Ketika Lady bisa sabar, sang ibu tak bisa menahan rasa sakit hati yang teramat dalam. Bahkan ia sampai jatuh sakit. Pedih bagi Lady karena harus sakit bertubi-tubi. Baginya, John lelaki bejat yang terlihat alim. Atas dasar apa ia menikahi wanita lain, Lady belum mengetahui. Yang jelas kemarin putusan sidang sudah didapatkan. Palu hakim sudah memutuskan pasutri ini bercerai. John sendiri tak berani menampakkan batang hidungnya di Pengadilan Agama.
“Aku bilang sama Mas John, nggak perlu datang ke persidangan. Aku ingin proses perceraian ini lebih cepat. Biar lega,” ucapnya pilu. (ifa/aro)

Tinggalkan Balasan