Manfaatkan Toga Jadi Makanan

449
MENYEHATKAN : Warga RW 4 Kelurahan Wates memiliki taman toga yang hasilnya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.
MENYEHATKAN : Warga RW 4 Kelurahan Wates memiliki taman toga yang hasilnya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

RADARSEMARANG.ID, NGALIYAN , – Inovasi kuliner dari warga RW 4 Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata. Aneka makanan bisa dihasilkan dari bahan-bahan makanan yang asing di telinga, misalnya daun kelor dan bunga telang.(ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Dua bahan tadi bisa diubah oleh ibu-ibu PKK RW 4 Kelurahan Wates menjadi camilan nikmat. Seperti lumpur surga yang dibuat dari bahan dasar daun kelor, puding kombinasi yang juga dari daun kelor dengan topping lidah buaya, cucur kelor, bakwan kelor.
“Untuk olahan daun dan bunga telang, juga bisa dijadikan puding, aneka minuman yang menyegarkan seperti produk khas dari kelurahan ini, yakni Telang Nipis dengan merek Niten Jamu,” kata Dewi Kartika Kurniawati, salah satu anggota PKK RW 4 Kelurahan Wates.

Sebelumnya, tanaman telang dianggap sebagai tanaman liar. Hingga akhirnya bisa menjadi produk khas dari Kelurahan Wates. Dewi mengaku, resep yang digunakan dicari di internet kemudian diaplikasikan oleh ibu-ibu ketika sedang melakukan perkumpulan PKK. “Khasiatnya cukup banyak untuk kesehatan, misalnya bisa membuat relaks dan antidepresi,” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Wates Yulita Ekowati mengaku sengaja mendorong warganya untuk berkreasi dengan tanaman toga. Sebagai wakil dalam kategori Kampung Bersih, Hijau dan Sehat, inovasi dalam segi makanan ini diperlukan agar bisa mendongkrak perkonomian warga.

“Warga memang saya pacu untuk bisa memanfaatkan tanaman toga menjadi makanan, bahkan di sini warga wajib menanam tanaman toga di halaman masing-masing, misalnya tanaman telang, kelor, dan lainnya,” tuturnya.

Untuk sisi penghijauan, warga rajin melakukan aksi tanam pohon. Di setiap RT yang ada di RW 4 ini memiliki tanamanan hias ataupun tanaman toga yang bisa dimanfaatkan untuk warga sendiri. “Alhamdulillah, bank sampah, posyandu di RW 4 ini juga berjalan dengan baik, warga sangat kompak dan bersemangat agar bisa menjadi pemenang,” jelasnya. (den/ton)





Tinggalkan Balasan