Pasang Lampion di Jalan-Jalan Utama

211
PEDULI LINGKUNGAN : Anggota PSMTI Kota Salatiga saat membersihkan jalanan Kota Salatiga dari sampah.(IST)
PEDULI LINGKUNGAN : Anggota PSMTI Kota Salatiga saat membersihkan jalanan Kota Salatiga dari sampah.(IST)

RADARSEMARANG.ID, – PERAYAAN Imlek selalu dinantikan. Mayoritas masyarakat Tionghoa yang merayakannya. Berbagai kegiatan dilakukan. Termasuk yang dilakukan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Salatiga. Aneka kegiatan sosial kemasyarakatan dilakukan sejak dibentuk pada 2018 silam. Ada 60 orang yang menjadi pengurus. Ketua saat ini adalah Arifin Sanjaya. “Tujuan organisasi ini adalah murni bidang sosial. Bukan politik,” tutur Go Soe Hien, Wakil Ketua II PSMTI Salatiga, saat ditemui di rumahnya, kemarin siang.

Menurut Go Soe Hien, tujuan organisasi yang berdiri pada 28 September ini untuk membantu sesama yang membutuhkan. “Jangan dianggap warga Tionghoa semua cukup. Masih banyak yang hidupnya di bawah cukup. Dan di sini kita saling berbagi untuk membantu sesama,” terang pria yang berkecimpung di berbagai organisasi sosial kemasyarakatan ini.

Di Salatiga, Soe Hien memperkirakan lebih dari 1000 warga Tionghoa. Semua belum terdata. Untuk itu, dilakukan pendekatan agar mau bergabung dan menjalin solidaritas yang kuat. Untuk menjalankan organisasi, PSMTI masih mengandalkan kepedulian anggotanya. Semua anggota iuran agar kegiatan yang dicanangkan bisa berjalan. “Tahun pertama, kami menggelar berbagai kegiatan perayaan Imlek. Di antaranya, makan bersama 2000 opor lontong Cap Go Meh.”

Kegiatan lainnya, pemasangan lampion di jalan-jalan utama Kota Salatiga. Meski belum banyak, namun cukup memberikan warna. Selain itu, PSMTI turut beberapa kegiatan kemasyarakatan. Meski anggotanya mayoritas berusia 50-an tahun ke atas, toh Soe Hien yakin semangat mereka tidak kalah dengan generasi muda. “Saya sudah 72 tahun.” (sas/isk)

Tinggalkan Balasan