Lampion dan Stiker Banyak Dicari

343
MULAI DIBURU: Salah satu toko yang menjual pernak-pernik Imlek di kawasan Pecinan, Semarang. (NUR CHAMIM / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MULAI DIBURU: Salah satu toko yang menjual pernak-pernik Imlek di kawasan Pecinan, Semarang. (NUR CHAMIM / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG –Seminggu jelang perayaan Imlek, beberapa toko pernak-pernik kebanjiran order. Bahkan ada salah satu gerai yang sudah menerima permintaan pesanan sebulan yang lalu. Salah satunya di Apple Collection di kawasan Pecinan, Semarang, yang menjual pernak-pernik Imlek.

“Orderan biasanya dari rumah makan, kafe, sekolah, hotel, dan pabrik. Mereka pesan sudah sejak lama. Kebetulan memang momentumnya berdekatan dengan tahun baru,” ujar Ie Bing, owner Apple Collection kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (17/1).

Dia mengatakan, jelang perayaan Imlek ini, omzet meningkat 85 persen. “Biasanya yang paling laku itu lampion, gantungan kunci, tempelan karakter shio tikus emas, dan amplop angpao. Kebetulan tahun ini shio tikus emas yang karakternya lucu melekat pada anak-anak,” katanya.
Momen Imlek juga membuatnya menambah stok barang. Barang-barang importir khusus dipesan demi memenuhi kebutuhan customer. “Setoran pabrik selalu banyak. Stok barang yang ada juga untuk grosir dan eceran, jadi untuk hari H pasti ludes,” jelas perempuan berusia 70 tahun ini.

Koleksi Imlek ini terpampang di etalase dan di luar. Semua warna merah melambangkan kekayaan. “Contohnya seperti ini, dupa modern. Sangat harum dan tidak menyengat. Jadi, ketika beribadah bisa khusyuk. Ini impor khusus dari India,” katanya.

Ada lagi chunlian atau kaligrafi khas China, lampion, pohon Mei Hua dan aksesoris gantungan pohon. “Biasanya mal banyak yang mengambil barang dari sini. Paling besar yang kami jual adalah lampion berukuran satu setengah meter yang dipesan salah satu mal di Kota Semarang. Untuk harganya variatif, khusus ukuran besar ada yang Rp 2 juta– Rp 3 juta,”ungkapnya.
Salah satu customer, Dewi, mengaku jelang Imlek dirinya membeli stiker shio tikus emas untuk hiasan toko. “Setiap tahun tradisi wajib ini saya lakukan,” ujarnya. (avi/aro)

Tinggalkan Balasan