Jadikan Laboratorium Politik Milenial

110
BELAJAR POLITIK : Himapol Unwahas saat belajar politik di Ruang Banggar Gedung DPRD Jateng.(MIFTAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELAJAR POLITIK : Himapol Unwahas saat belajar politik di Ruang Banggar Gedung DPRD Jateng.(MIFTAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Jateng dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) menggelar sekolah parlemen di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jateng, Sabtu (11/1). Acara tersebut penting untuk menggerakkan nalar kritis.

“Karena politik itu menyangkut hajat hidup orang banyak dan penyelenggaraan pemerintahan harus diawasi,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Jateng Sarif Abdillah.
Menurutnya, seluruh peserta dapat merasakan atmosfer pembahasan kebijakan anggaran yang sesungguhnya. Dari ruang itulah, hajat hidup dan seluruh aspek kepentingan masyarakat Jateng diperjuangkan. “Kami Fraksi PKB berkomitmen menjadi laboratorium politik untuk generasi milenial dan masyarakat umum,” tambahnya.

Anggota Fraksi PKB DPRD Jateng Chamim Irfani mengatakan bahwa acara ini penting guna menggerakkan nalar kritis. Menurutnya, politik itu menyangkut hajat hidup orang banyak dan penyelenggaraan pemerintahan harus diawasi. “Jadi kepada seluruh peserta dan mahasiswa selagi masih muda wajib hukumnya bersikap kritis,” katanya.
Sebab, jika tidak kritis, bisa menjadi kerugian tersendiri. Kelak bangsa ini hanya mewariskan generasi yang monoton dengan lemahnya gagasan dan pengawasan yang tidak efektif dan berpihak kepada rakyat. “Jadi, sejak dari mahasiswa harus dilatih kritis dan memiliki pemikiran yang maju dan merakyat. Karena mereka nanti kelak yang akan menjadi pemimpin bangsa ke depan,” tambahnya.

Dekan Fisip Unwahas Semarang Agus Riyanto mengatakan praktik langsung dibutuhkan oleh mahasiswa. Setelah mendapatkan teori mereka bisa melihat langsung dan praktik. Dengan begitu, tentu akan mengasah jiwa kritis dan pemahaman yang lebih lengkap. “Ini kegiatan bagus, dan senang dengan difasilitasi sehingga mahasiswa bisa belajar langsung di lapangan,” tambahnya. (fth/ida)

Tinggalkan Balasan