Tahun Baru di Semarang Meriah dan tanpa Banjir

596
SEMARAK: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan istri Ny Krisseptiana bersama Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman dan Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu saat merayakan malam tahun baru 2020 di Jalan Pemuda, Semarang.

RADARSEMARANG.ID-SEMARANG – Meskipun diguyur hujan semalaman, hampir seluruh titik perayaan kegiatan pergantian tahun di Kota Semarang berlangsung lancar. Termasuk pusat perayaan malam tahun baru yang digelar Pemerintah Kota Semarang di Jalan Pemuda Semarang. Meskipun guyuran hujan terlihat cukup menguras energi panitia dan pengisi acara, namun kemeriahan dapat terus terjaga hingga kegiatan selesai. Sejumlah pengisi acara seperti Naif, Denny Caknan, Pendhoza, Ndarboy Genk, Rockstar, Wrong Way hingga Rumah Pancasila sukses menghibur ribuan masyarakat hadir.

Sebelumnya, di Balai Kota Semarang sendiri juga digelar doa bersama akhir tahun yang dihadiri oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran Forkopimda, serta hampir seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Tak kelewatan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di Kota Semarang pun turut diundang. Adapun dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menyisipkan doa agar seluruh masyarakat yang beraktiftas di Kota Semarang dapat berkarya lebih baik di tahun depan, termasuk keluarga besar Pemerintah Kota Semarang.

Secara khusus, Hendi juga mengingatkan jika tahun depan Kota Semarang akan melaksanakan hajatan demokrasi Pilwalkot 2020, untuk itu dirinya menaruh harapan besar agar kondusifitas Ibu Kota Jawa Tengah tersebut dapat tetap terjaga.  “Harapannya terutama terkait stabilitas politik, karena akan ada pemilihan wali kota. Jadi tahun depan meruapakan tahun politik buat Kota Semarang yang harus kita jaga bersama,” tandasnya. “Selain itu juga semoga rencana besar kita di tahun depan, seperti mengoptimalkan fasilitas berobat gratis serta sekolah swasta gratis dapat lancar terlaksana,” harapnya.

Sementara itu yang menarik, meskipun malam pergantian tahun diguyur hujan semalaman, namun tidak terlihat adanya titik banjir di Kota Semarang seperti tahun – tahun sebelumnya. Hendi sendiri juga berkesempatan berkeliling mengendarai sepeda motor untuk melakukan pengecekan sejumlah titik. Untuk dirinya pun berharap kondisi positif di awal tahun 2020 itu sebagai penanda hal baik sepanjang tahun depan. “Hari besok harus lebih baik dari hari ini, maka yang bisa kita lakukan adalah mengevaluasi diri kita dan mengintrospeksi seluruh program yang ada di Pemerintah Kota Semarang” ungkapnya.

Di sisi lain Hendi juga meyakini jika Pemkot Semarang di tahun 2020 dapat segera menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah di sektor infrastruktur. “Pola pikirnya adalah project infrastruktur harus mampu menunjang aktivitas sosial, budaya maupun ekonomi. Jadi kemudian titik-titik yang dibangun itu ada peningkatan yang dirasakan masyarakat.” ujar Hendi. “Kalau sekian tahun yang lalu selalu menjadi contoh kota besar yang tertinggal, maka hari ini kita balik menjadi kota yang jadi rujukan dan jujugan warga se-Indonesia karena lompatan-lompatan besarnya yang bisa dilakukan bersama masyarakat.” tegasnya dengan optimis. (den/aro)