alexametrics


Semarang Tetap Nyaman, Meski Wisatawan Membeludak

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Memasuki libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah ruas jalan di Kota Semarang ramai dipadati wisatawan dari luar kota. Meski arus lalu lintas tetap berjalan lancar, namun waktu tempuh mengemudi mulai terasa sedikit lebih lama dari biasanya.

Hal itu berpengaruh kepada aktivitas ekonomi di Kota Semarang menjadi lebih sibuk dari hari biasanya. Tak hanya itu, peningkatan aktivitas ekonomi dimungkinkan juga akan berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan bahan makanan di Ibu Kota Jawa Tengah.

Mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan makanan karena permintaan yang tinggi tersebut, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi beserta jajarannya serta Forkopimda pun melakukan peninjauan ke pasar tradisional, Senin (23/12).
Salah satu yang menjadi titik tinjauan adalah Pasar Pedurungan. Bertolak dari balai kota sekitar pukul 11.00 siang.

Setibanya di Pasar Pedurungan, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu kemudian berkeliling mengunjungi beberapa los dan berdiog dengan pedagang.

“Pantauan pasar secara umum, relatif baik terhadap libur Natal dan Tahun Baru. Beberapa bahan, seperti bawang merah, telor, dan cabai memang ada kenaikan, tapi masih tergolong standar,” jelas Hendi setelah mendapatkan keterangan dari sejumlah pedagang.

“Yang penting secara stok tercukupi. Tinggal bagaimana melakukan pantauan terhadap kenaikan. Kalau stok terbatas, harga naik, maka harus dipenuhi supaya tidak lebih naik,” tegasnya.

Tak hanya melakukan tinjauan pasar, Hendi juga menyempatkan diri untuk mengunjungi sejumlah gereja yang akan menyelenggarakan ibadah Natal. Salah satunya, mengunjungi Gereja Bethel Indonesia di Tlogosari Raya. Hendi berdialog langsung dengan Pendeta Andrea Budi Utomo sebagai perwakilan Gereja Bethel Indonesia Semarang. Tanggapan positif pun diberikan atas kedatangan Hendi. “Dengan Pak Wali yang begitu care ini, kami merasa dinaungi, nyaman, dan dapat beribadah dengan tenang,” tutur Pendeta Andreas Budi Utomo.

“Apalagi ditambah daerah ini yang dulu sering banjir, sekarang tidak ada banjir. Memasuki musim penghujan ini juga semua normal saja,” akunya.

Di sisi lain, Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi menyatakan mendukung terciptanya kenyamanan masyarakat beraktivitas dengan menyiapkan sejumlah personel pengamanan.

Enrico menyatakan setidaknya ada 500 anggota Polrestabes Semarang, 300 anggota Polda Jateng, Polri, Kodim, Banser, serta dari Pemkot Semarang sendiri yang akan bertugas. Personel tersebut akan disebar di 20 pos pengamanan dan 3 pos pelayanan. “Fokus dalam pengamanan antara lain arus mudik dan balik, kegiatan hiburan bagi masyarakat, dan ibadah Natal,” jelasnya.

Sementara itu, terkait kepadatan lalu lintas sendiri yang mulai dirasakan, Wakapolrestabes Semarang tersebut menegaskan belum ada contraflow yang akan diberlakukan. “Sudah banyak masuk, tapi belum ada contra flow,” tegas Enrico. (bbs/ida)

Terbaru

Fadia Baca Semua Aduan Warga

Tempat Ibadah Harus Taat Prokes

Populer

Lainnya

Kesabaran Habis, Rela Ditalak Suami

Tempat Ibadah Harus Taat Prokes

Dico Komitmen Wujudkan Kendal Lebih Baik