Kakek 76 Tahun Cabuli Anak di Bawah Umur, Dituntut 8 Tahun Penjara

209

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Tarmuji alias Mbah Tarmuji, 76, nekat melakukan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur berinisial SC. Akibat perbuatannya, kakek cabul ini bakal menghabiskan sisa hidupnya di dalam Lembaga Permayarakatan (Lapas) cukup lama. Pasalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang, menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama 8 tahun dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

“Kasus itu sudah masuk tahap tuntutan. Kami tuntut 8 tahun penjara. Dengan perintah tetap ditahan dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan dan biaya perkara Rp 2 ribu,” kata JPU Kejari Kejari Semarang, Zahri Aeniwati, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (13/12).

Adapun pasal yang dianggap terbukti melanggar tindak pidana dalam pasal kesatu, pasal 76 E Jo pasal 82 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Perbuatan bejat Tarmuji tersebut terjadi pada Januari 2019. Saat korban yang masih berusia 5 tahun pulang sekolah, yang diantar dengan ojek langganan. Setelah di rumah, kakek bejat tersebut menghampiri korban yang sendiri, hingga melakukan perbuatan asusila. Sedangkan dari hasil visum diketahui terjadi luka-luka akibat kekerasan dilakukan benda tumpul.

Terpisah, Kordinator Komunitas Peduli Hukum (KPH) Semarang, Darma Wijaya Maulana mengaku kecewa atas perbuatan terdakwa yang seharusnya sebagai pengayom korban. Justru berbuat asusila. Pihaknya berharap majelis hakim menjatuhkan putusan yang setimpal.

Menurutnya, masa depan korban masih panjang, sehingga terjadi traumatik yang berkepanjangan akibat kejadian itu. “Seharusnya kasus-kasus anak begini, semua organisasi yang peduli terhadap anak dan perempuan hadir mengawal. Jangan sampai ketika sudah mencuat ke publik baru seolah jadi pahlawan,” tandasnya. (jks/ida)