PA Semarang Buktikan Bebas Korupsi

186
PENGHARGAAN WBK : Ketua PA Semarang, Anis Fuadz menerima penghargaan Anis menerima penghargaan Zona Integritas-Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dari Menteri PAN-RB, Cahyo Kumolo, di Jakarta, Senin (9/12). (ISTIMEWA)
PENGHARGAAN WBK : Ketua PA Semarang, Anis Fuadz menerima penghargaan Anis menerima penghargaan Zona Integritas-Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dari Menteri PAN-RB, Cahyo Kumolo, di Jakarta, Senin (9/12). (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG ­– Pengadilan Agama (PA) Kota Semarang membuktikan diri sebagai lembaga peradilan yang bebas korupsi. Kini diganjar penghargaan Zona Integritas-Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dalam Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2019, di Jakarta, Senin (9/12).

“November lalu mereka datang ke kantor (PA Semarang, Red) untuk melakukan pengecekan terhadap kinerja kami terkait zona integritas dan pelayanan yang diberikan, Alhamdulilah hari ini, kami mendapatkan penghargaan WBK dari Kemenpan-RB,” kata Ketua PA Semarang, Anis Fuadz kepada Jawa Pos Radar Semarang pada Selasa (10/12) malam.

Anis menerima penghargaan tersebut langsung dari Menteri PAN-RB, Cahyo Kumolo. Dia mengaku indikator dalam meraih ini adalah bagusnya pelayanan satu pintu yang diberikan karyawan kepada masyarakat. “Ya semua aspek, kaitannya yaitu tidak ada permainan uang, budaya kerja, dan ada standar operasional prosedur (SOP). Tidak ada pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan, membuat kami berhasil menjalankan ini,” imbuhnya.

Kinerja PA Semarang diakui oleh negara sebagai lembaga dengan pelayanan berdasarkan asas sederhana, cepat, dan biaya ringan. “Kinerja kami dipamerkan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ombudsman, karena sesuai dengan kriteria,” kata Anis.

Ke depannya, ia berharap bisa mempertahankan prestasi PA. Apalagi ini satu-satunya PA di Jateng yang memperoleh penghargaan di tingkat nasional. “Memperoleh lebih mudah daripada mempertahankan. Untuk itu, kami akan berusaha untuk terus mempertahankan apa yang telah kami perolah,” katanya.

Sementara itu, sebelumnya PA Semarang telah memperoleh ISO pada Maret 2017. Memperoleh sertifikasi penjaminan mutu dari Mahkamah Agung (MA) dengan predikat A-Exelend pada September 2017. Kemudian, juara dua tingkat nasional Pelayanan Terpadu Satu Pintu dari MA Juni 2018. (idf/ida)