Pilwalkot, PKS Semarang Incar Sosok Nasionalis-Religius

532

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Jelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai memanasi mesin politiknya. Salah satunya dengan melantik 531 Dewan Pengurus Ranting (DPra). Pelantikan tersebut sengaja dilakukan jelang Pilwalkot yang akan dihelat September 2020 mendatang.

Ketua DPRD PKS Kota Semarang Suharsono mengatakan, meski Pilwalkot Semarang masih September 2020, tentunya persiapan harus dilakukan mulai sekarang. “Ini bagian dalam dalam rangka menyiapkan mesin politik PKS,”katanya.

Suharsono menyebut jajaran pengurus DPra yang akan menjabat selama dua tahun masa bhakti tersebut akan menjadi salah satu tulang punggung pemenangan PKS di Pilwalkot mendatang.  ”Mereka, para pengurus ranting akan berjuang dalam salah satu agenda politik tahun depan, yakni Pilwalkot, tentu Musran (musyawarah ranting) ini menjadi sarana mencari aspirasi para kader di bawah terkait kepemimpinan di Kota Semarang,” jelasnya sambil menambahkan 531 DPra itu berasal dari 16 kecamatan di Kota Semarang.

Meski begitu, lanjut dia, PKS Kota Semarang belum menentukan siapa yang akan diusung dalam Pilwalkot mendatang. Sedikit gambaran dari Suharsono, nantinya yang akan diusung yaitu kombinasi nasionalis dan religius.

“Maksudnya sosok pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang satu nasionalis yang satunya religius,” ujarnya.

Diakuinya, pihaknya memang belum terlalu terburu-buru untuk menentukan sosok yang akan diusung. Hal itu memang berbeda jika dibandingkan dengan beberapa partai lain, di mana sudah mendeklarasikan sosok yang akan diusung. Meski belum menyebut nama tokoh, Suharsono mengungkapkan kriteria tersebut atas dasar pembangunan Kota Semarang yang semakin pesat harus dibarengi dengan sosok kepemimpinan yang baik.

“Mengapa demikian? Karena Semarang merupakan Kota Metropolitan yang sudah semakin maju,” katanya.

Menurutnya, pembangunan fisik di Kota Semarang yang pesat seharusnya juga diimbangi dengan pembangunan spiritual yang baik pula. “Pembangunan fisik yang sudah bagus harus diimbangi dengan pembangunan spiritual. Oleh karenanya diperlukan figur yang paralel bisa membangun spiritual dan mental masyarakat,” ujarnya.

Seperti diketahui, hanya ada beberapa partai di Kota Semarang yang belum mendeklarasikan menentukan sikapnya untuk mengusung calon. Di antaranya PKB, Golkar, PSI, dan PKS. Sedangkan partai lain sudah mantap mendukung petahana dalam kontestasi Pilwalkot Semarang 2020 mendatang. Antara lain, Demokrat dan PAN, yang sudah mantap mencalonkan wali kota petahana Hendrar Prihadi untuk maju dalam Pilwalkot 2020.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Semarang Wahyu Winarto menegaskan, jika dukungan kepada petahana memang bukan kali ini saja. “Di Pilwalkot sebelumnya kita juga sudah mendukung,” ujar Liluk – sapaan akrabnya.

Menurut Liluk, pasangan petahana dinilai berhasil dalam membangun Kota Semarang. Dalam hal ini pihaknya juga sudah menyampaikan keputusan tersebut kepada DPP Demokrat. (ewb/aro)