Raih Hasil Imbang, Tim Jateng Berang

119
SERU: Pemain DKI Anwar Rifai (kanan) ketika berebut bola dengan pemain Jateng pada Pra PON sepak bola yang diselenggarakan di Satdion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Kamis (5/12). (ISTIMEWA)  
SERU: Pemain DKI Anwar Rifai (kanan) ketika berebut bola dengan pemain Jateng pada Pra PON sepak bola yang diselenggarakan di Satdion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Kamis (5/12). (ISTIMEWA)  

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG –Tim Sepak Bola Pra PON Jawa Tengah harus puas berbagi angka dengan DKI Jakarta. Pada laga pertama grup A, anak asuh Eko Rahmadi hanya mampu menahan imbang lawan dengan skor 1-1.  Menghadapi perlawanan Rafif Putra DKK, Tim Jateng berhasil unggul lebih dulu lewat gol Eko Priyono pada menit ke-16. Jateng pun memimpin 1-0. Ketika kemenangan sudah di depan mata, petaka pun datang. Pada injury time menit ke- 94, DKI justru mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan Anwar Rifai. Pupus sudah harapan Tim Jateng untuk meraih poin penuh. Padahal itu merupakan modal penting untuk menghadapi Banten pada pertandingan selanjutnya.

Asisten Pelatih Tim Jateng M Irfan menuturkan, timnya sudah menampilkan performa terbaik. Namun pihaknya kecewa, pada menit DKI mampu menyamakan skor. Meskipun tidak menyalahkan kepemimpinan wasit Abdullah, pihaknya cukup berang kemenangan timnya direnggut. Ia meminta penonton dapat menilai  sendiri performa wasit saat memimpin pertandingan.

“Kami sudah bermain baik. Tapi seluruh stadion tahu apa yang terjadi dalam pertandingan tadi. Mereka bisa menilai sendiri apa yang terjadi hingga bisa imbang,” ujarnya.

Pihaknya mengaku akan mengajukan protes terkait hasil tersebut. Namun dirinya menjamin akan menggunakan mekanisme yang benar. Untuk pertandingan selanjutnya melawan Banten, pihaknya meminta agar pertandingan dapat berlangsung secara fair play. Sehingga hasil yang didapat tidak merugikan salah satu tim.

“Jangan hanya bilang respek di belakang. Tapi tunjukkan di lapangan. Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa. Tapi yang jelas perlu ada pembenahan agar ke depan dapat lebih baik,” lanjutnya.

Asisten Pelatih Tim DKI Jakarta Achmad Zulkifli mengatakan, pertandingan yang disuguhkan timnya sudah sesuai yang direncanakan. Namun dirinya mengakui Rafif Putra dkk terlambat panas. Sehingga tidak mampu untuk tampil menyerang sejak menit awal. Pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap permainan tim. Sehingga mampu tampil maksimal meraih poin penuh melawan Banten.

Alhamdulillah kita bisa menahan imbang Jateng. Kita akan evaluasi cara bertahan dan finishing tim agar tidak kebobolan dan dapat mencatak gol dengan mudah. Dengan keuntungan waktu recovery yang lebih lama, kami yakin dapat menang saat melawan Banten nanti,” pungkasnya. (akm/aro)