Pembangunan Pariwisata Semarang Mendapat Apresiasi

295
APRESIASI PARIWISATA: Penghargaan Wali Kota  Entrepreneur Award 2019 kategori Pariwisata dalam ajang INA APEKSI AWARD 2019 dianugerahkan kepada Wali Kota Semarang yang diwakili Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu di Jakarta Rabu (4/12). (Humas Pemkot Semarang)
APRESIASI PARIWISATA: Penghargaan Wali Kota  Entrepreneur Award 2019 kategori Pariwisata dalam ajang INA APEKSI AWARD 2019 dianugerahkan kepada Wali Kota Semarang yang diwakili Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu di Jakarta Rabu (4/12). (Humas Pemkot Semarang)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG– Upaya Pemkot Semarang dalam mengelola pariwisata dan budaya di Semarang berbuah manis. Penghargaan Wali Kota  Entrepreneur Award 2019 kategori pariwisata dalam ajang INA APEKSI AWARD 2019 dianugerahkan kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu di Jakarta Rabu (4/12). Penghargaan dari Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PK CAM) ini diberikan kepada kepala daerah paling kreatif, inovatif, dan entrepreneurial. Penghargaan diserahkan oleh Tri-Founder PK CAM yang juga Chairman MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya.

Dalam sambutannya, Hermawan Kartajaya mengatakan, Wali Kota Semarang layak mendapat penghargaan ini karena mampu menyelesaikan berbagai permasalahan. Di antaranya bidang investasi dan menumbuhkan sektor entrepreneur.

“Paradigma seorang pemimpin dulu adalah efisiensi, produktivitas, dan profesionalisme. Sekarang tiga poin inovasi, kreativitas, serta entrepreneurship adalah cara berpikir baru seorang pemimpin inovatif. Apresiasi ini diberikan kepada kepala daerah-kepala daerah yang memajukan daerahnya lewat tiga karakter tersebut,” ujar Kartajaya.

Regional Leader Entrepreneur Awards 2019 yang masuk dalam rangkaian event marketing terbesar di Asia sejak 2006, MarkPlus Conference 2020 ini diberikan kepada kepala daerah mulai dari bupati, wali kota, dan gubernur dan didukung oleh Asosiasi Pemerintah Seluruh Kabupaten Indonesia (APKASI), dan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).

Mereka dinilai sebagai pemimpin yang kreatif dalam menghasilkan ide dengan kuantitas banyak. Inovatif karena terobosannya solutif. Memudahkan. Cepat diadopsi dan dirasakan masyarakat. Serta berjiwa entrepreneurship karena berpandangan ke depan dan berorientasi perubahan. Dan kesemuanya bisa dirasakan di berbagai sektor. Mulai dari kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan, sampai pariwisata, perdagangan dan investasi.  Proses penilaiannya sendiri dimulai sejak Oktober 2019. Setiap pemerintah daerah mengisi dan mengirimkan surat self assessment yang kemudian diseleksi serta dinilai oleh juri pada pertengahan November. Tim juri sendiri ditunjuk oleh Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PKCAM) dan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia.

Usai menerima penghargaan, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menuturkan, penghargaan Wali Kota Entrepreneur Award 2019 kategori pariwisata dapat menjadi motivasi bagi pemerintah Kota Semarang untuk terus memberikan yang terbaik dan memajukan industri pariwisata bagi Kota Semarang.

“Semarang beda dengan daerah lain yang jualan wisatanya dengan pasir yang sangat putih, laut yang biru, ataupun kraton. Semarang harus berkreasi melalui pembangunan infrastruktur dan event nasional. Dalam pengembangan wisata, pihaknya tidak hanya fokus pada destinasi wisata dan kuliner, melainkan terus menciptakan inovasi untuk membuat pariwisata semakin maju. “Daya dukung smart city juga tak terlepas dari penguatan pariwisata kreatif.” tutur Mbak Ita, panggilan akrab Hevearita. (*/zal/aro)