SMPN 25 Semarang Unggulkan Paskibra, Kenapa?

282
EKSTRAKURIKULER UNGGULAN : Kontingen SMPN 25 Semarang saat menjadi petugas Paskibra pada peringatan HUT RI beberapa waktu lalu. (Alvi Nur Janah / Jawa Pos Radar Semarang)
EKSTRAKURIKULER UNGGULAN : Kontingen SMPN 25 Semarang saat menjadi petugas Paskibra pada peringatan HUT RI beberapa waktu lalu. (Alvi Nur Janah / Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – SMPN 25 Semarang ingin menumbuhkan sikap nasionalisme pada para siswa melalui ekstrakulikuler Paskibra. Sikap seperti disiplin, tanggungjawab dan cinta tanah air melekat pada karakter siswanya.

Sekolah yang terletak di wilayah Semarang Utara ini bekerjasama dengan Kodim 0733 Semarang untuk melakukan pembinaan karakter. Usaha tersebut dinilai penting agar kecintaan terhadap tanah air tumbuh sejak dini.

Menurut Wakil Kepala SMP 25 Semarang Suka Prayitno, pembinaan sudah berlangsung 3 tahun terakhir. Menurutnya, sikap patriotisme dan nasionalisme bisa ditampilkan melalui pendidikan. Oleh karena itu, kesempatan siswa untuk menunjukkan rasa kecintaannya bisa melalui Paskibra.

“Ekstra Paskibra itu yang paling diunggulkan dan pernah mengikuti lomba Paskibra Se-Jawa Bali. Kami juga bekerja sama dengan Kodim hingga membentuk kaderisasi khusus siswa. Ciri khas dari SMPN 25 adalah Paskibranya, ini yang harus tetap dipertahankan” ujarnya.

Ia menambahkan, siswa harus dituntut disiplin dan memiliki rasa tanggungjawab. Beberapa prestasi dari tingkat kota maupun provinsi pernah ditorehkan. Seperti juara 1 Danton Terbaik yang diselenggarakan di Kendal, juara 1 Formasi Baris Berbaris Kostum Terbaik tingkat Jawa-Bali. Beberapa siswa juga pernah ditugaskan untuk menjadi Komandan Obade di Simpang Lima.

Kepala SMP 25 Semarang Anny Winarsih mengapresiasi prestasi Paskibra. Menurutnya, ekstrakurikuler Paskibra adalah wadah pendidikan karakter yang paling mendasar. Anak-anak diajarkan untuk berlaku tertib, disiplin dan bersikap sopan santun, serta tegas. “Saya sangat bangga dengan prestasi anak-anak, karena tidak semua anak bisa seperti itu. Mereka selama berlatih juga tidak mengeluh dan tetap semangat. Dari situ, kita sudah terkenal dengan prestasi sebagai paskibra Kota Semarang,” papar perempuan asli Semarang tersebut. (cr2/ton)