Ada Apa, Polisi Tetap akan Tindak Pelaku di Bawah Umur?

522

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Belakangan ini marak penangkapan sejumlah anak di bawah umur dan remaja membawa senjata tajam. Diduga akan melakukan aksi tawuran. Hal tersebut membuat geram kepolisian. Polisi tak akan segan menindak tegas yang berulang kali tertangkap. Meski masih di bawah umur.

“Kita sudah dua kali mengamankan remaja yang bergerombol sampai larut malam. Sudah diperingati kok masih seperti itu. Ya kami tidak segan-segan memproses hukum sesuai Undang-Undang perlindungan anak. Kalau memang tidak bisa dibina ya mengarahnya ke sana (proses hokum),” tegas Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi.

Tindakan tegas perlu dilakukan untuk membuat jera pelaku. Belum lama ini, tepatnya Sabtu (15/11) sekitar pukul 02.40, pihaknya mengamankan sejumlah orang di daerah Kedungmundu. Mereka diduga akan melakukan aksi tawuran. “Yang diamankan ada enam orang. Semua masih kategori anak. Usianya masih 15 tahun semua. Pelajar semua rata-rata,” bebernya.

Saat di Mapolsek Tembalang, mereka diminta untuk membuat surat pernyataan supaya tidak mengulangi perbuatanya. Selanjutnya, mereka dipulangkan ke orang tuanya setelah mendapat pembinaan.

“Mereka hanya bergerombol tidak ditemukan miras. Dari penggeledahan ditemukan satu sajam. Diduga akan melakukan tawuran. Mungkin motifnya cari jatidiri,” tegasnya.

Budi menambahkan, kepada masyarakat Kecamatan Tembalang pada khususnya untuk segera memberikan informasi kepada kepolisian, manakala menjumpai gerombolan yang akan melakukan perbuatan menyimpang atau melawan hukum.
“Supaya wilayah Tembalang aman, masyarakat nyaman, tidak resah,” pungkasnya.

Di tempat lain, sejumlah anak dibawah umur juga diamankan kepolisian di Jalan Arteri Sukarno Hatta Kecamatan Pedurungan pada Minggu (17/11) dinihari. Diduga gerombolan tersebut juga akan melakukan aksi tawuran. (mha/zal)