Besok Hari Terakhir Pendaftaran, Baru Diminati 10 Calon Kepala OPD

128
LATIHAN: Para operator perwakilan dari OPD se Kota Pekalongan saat mengikuti pelatihan, di kantor Kominfo, Senin (11/11). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LATIHAN: Para operator perwakilan dari OPD se Kota Pekalongan saat mengikuti pelatihan, di kantor Kominfo, Senin (11/11). (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Sebanyak enam jabatan eselon dua atau setingkat kepala dinas di enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sampai sekarang masih kosong. Yakni, jabatan untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang Litani Satyawati mengatakan, sampai sekarang jumlah pendaftar belum sesuai ekspektasi. “Kita berharap per OPD yang daftar empat orang. Jadi, kalau enam ya 24 pelamar,” ujar Litani, Selasa (12/11).

Dikatakannya, sampai sekarang baru ada 10 pendaftar untuk mengisi enam jabatan kepala OPD tersebut. “Lelang ini diperuntukkan tidak hanya bagi pegawai di lingkungan Pemkot Semarang saja, melainkan terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun kabupaten/kota di Jateng,” ujarnya.

Dikatakannya, pendaftaran seleksi tersebut sudah dibuka sejak 31 Oktober lalu sampai 14 November mendatang. Ia meminta supaya di selang waktu 2 hari ini bisa dimanfaatkan oleh pendaftar lain yang berminat mengisi jabatan tersebut.

Untuk persyaratan, lanjutnya, BKPP telah mengunggah secara lengkap di website BKPP Kota Semarang. Adapun beberapa tahapan yang akan dilalui oleh pelamar antara lain, seleksi administrasi, tes kompetensi, uji gagasan tertulis, uji gagasan lisan, dan penelusuran rekam jejak.

Dari rangkaian tahapan, pihaknya ingin mencari sosok pemimpin yang andal, kinerja dan sikap yang baik, serta integritas tinggi sesuai yang dikehendaki Wali Kota Semarang agar dapat membangun Kota Semarang lebih baik.

“Kami tidak hanya mengandalkan tes kemampuan dasar, tapi termasuk psikologinya, seperti apa agar siap secara jasmani dan rohani bisa membanguh Kota Semarang,” katanya.

Sementara itu, untuk latarbelakang dari pelamar, lanjutnya, tidak ada batasan. Artinya, siapa saja jika sesuai dengan kualifikasi tetap diproses. Nantinya akan diserahkan kepada tim panitia seleksi. Di mana dalam kepanitiaan seleksi ini menggandeng akademisi. Pada seleksi kali ini, lanjutnya, tentunya ada OPD yang favorit. Di mana jumlah pelamar lebih banyak ketimbang dengan OPD lainnya.

“Itu akan kita sikapi, namun yang jelas di enam OPD yang kosong ini sudah ada pendaftarnya semua, jadi tidak ada OPD yang tidak ada pendaftar,” ujarnya.

Sementara itu, panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Semarang Iswar Aminudin mengatakan, jika akan melakukan seleksi sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam seleksi ini, pihaknya melibatkan panitia seleksi tidak hanya dari lingkungan Pemkot Semarang, melainkan juga para akademisi. “Tanggal 14 November terakhir pendaftaran. Nanti kami umumkan siapa saja yang lolos, kemudian akan mengikuti tahapan selanjutnya,” kata Iswar. (ewb/aro)