Faslitasi UMKM dengan Buyer Luar Negeri

188
ANGKAT UMKM : UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Jateng memeriahkan pameran UMKM Jateng Go Global dan Go Digital di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang, Minggu (3/11). (ISTIMEWA)
ANGKAT UMKM : UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Jateng memeriahkan pameran UMKM Jateng Go Global dan Go Digital di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang, Minggu (3/11). (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Sebanyak 71 pelaku UMKM yang telah melalui proses kurasi mengikuti pameran UMKM Jateng Go Global dan Go Digital di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang, sejak Jumat (1/11) hingga Minggu (3/11) kemarin. Bank Indonesia (BI) selaku penyelenggara, membantu memperluas pasar UMKM, dengan mendatangkan buyer atau pelaku bisnis yang memiliki pasar di Eropa, Amerika, Jepang, dan Timur Tengah.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Jateng bisa mendapatkan pengetahuan tentang ekspor. Mulai dari perbaikan kualitas produksi, regulasi, promosi maupun akses,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng, Soekowardojo.

Dirinya mengaku sudah menghubungi kantor KBRI di luar negeri, serta perwakilan BI di luar negeri agar menghubungkan potensial buyer. Tujuannya agar pelaku UMKM ini bisa dikenal dan memiliki pasar luar negeri. “Kami pastikan bahwa katalog produk UMKM Jateng sudah tersebar di berbagai belahan dunia,” tambahnya.

Sedangkan produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut, meliputi beberapa produk premium potensial ekspor dengan kategori fashion, kain tradisional, makanan/minuman, produk kerajinan, dan kopi. “Target transaksi pemeran ini sekitar Rp 500 juta per hari dan kontrak bisnis hingga 100 ribu dolar,” jelasnya.

Selain menggelar pameran dan fashion show, acara juga diisi dengan seminar dan konseling bagi pelaku UMKM. Termasuk, menggelar business matching antara pelaku UMKM dengan potential buyer. (den/ida)