Siap Dukung Duet Jokowi-Ma’ruf

262
”Sudah menjadi tradisi kita untuk rekrutmen dengan promosi terbuka atau terkenalnya lelang jabatan, maka akan kita lakukan seperti itu,” Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
”Sudah menjadi tradisi kita untuk rekrutmen dengan promosi terbuka atau terkenalnya lelang jabatan, maka akan kita lakukan seperti itu,” Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju, tema yang diangkat dalam peringatan HUT ke-74 Indonesia oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu harus dimaknai sebagai sebuah semangat bersama. Bahkan akan dilanjutkan dalam memimpin negeri ini bersama KH Ma’ruf Amin.

“Lima tahun lalu, beliau (Jokowi) fokus pada infrastruktur, namun lima tahun mendatang beliau akan fokus pada sumber daya manusia. Maka penting untuk kita dukung semangat ini,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Berbagai capaian dan program Pemerintah Kota Semarang ke depan pun sejalan dengan program Jokowi-Ma’ruf membangun bangsa. Bergerak Bersama adalah salah satu konsep yang diusung Hendi –sapaan akrab Hendrar Prihadi– untuk menuntaskan pembangunan di Kota Semarang selaras dengan program Jokowi. Dari segi infrastruktur, Kota Semarang sudah bersolek. Dari semula jumlah jalan rusak mencapai 54 persen, jumlah investasi kecil hanya Rp 0,9 triliun, dan wilayah rawan banjir 41 persen, dan IPM tertinggal dibanding kota lainnya yang hanya berada di angka 77,58, kini angka tersebut melonjak tajam.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi meningkat di angka 6,52 persen, pertumbuhan investasi meningkat menjadi Rp 27,5 triliun, angka kemiskinan menurun menjadi 4,15 persen, luas wilayah kumuh menurun menjadi 112 hektare, wilayah rawan banjir menurun menjadi 17,4 persen, serta kondisi jalan rusak menurun menjadi 10,5 persen.

“Untuk Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf kami warga Semarang mengucapkan selamat atas dilantiknya menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Dan kami tetap mengawal program program pembangunan di Kota Semarang, termasuk menangkal radikalisme untuk menuju Indonesia Maju, Jateng Gayeng dan Semarang Hebat,” ucap Hendi.

Ucapan senada disampaikan Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman. “Saya mengucapkan selamat atas pelantikannya, semoga amanah dan membawa Indonesia semakin maju, serta bisa memberikan yang terbaik bagi negeri ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pria yang akrab disapa Pilus ini berharap agar Jokowi bisa menyelesaikan program pada periode pertama yang belum terselesaikan. “Program kerja periode kedua ini harus dilanjutkan, salah satunya untuk Jateng atau Semarang adalah tol Semarang-Jogja,” jelasnya.

Pada periode pertama lalu, lanjut Pilus, Jokowi menggeber pembangunan infrastruktur. Sementara pada periode kedua ini, yang akan digenjot adalah kualitas SDM agar bisa memiliki daya saing yang tinggi.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, tantangan Indonesia ke depan akan semakin berat. Faktor eksternal dunia yang berubah dengan cepat, baik politik, ekonomi, sosial, budaya, apalagi ekonomi, tentu akan berimbas pada Indonesia. Untuk itu, ia mengajak untuk bersatu mendukung pemerintahan presiden Joko Widodo bersama KH Ma’ruf Amin.

“Nampak-nampaknya Pak Jokowi-Ma’ruf Amin akan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Oleh karena itu, pada hari ini saatnya kita bersatu, saatnya kita mendukung,” ujarnya saat menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10).

Sebagai Gubernur, Ganjar menegaskan siap membantu kerja pemerintah dari daerah. Memastikan pembangunan di daerah akan selaras dengan visi-misi presiden dan wakil presiden.

”Akan memperkuat posisi di daerah. Keputusan politik musti cepat. Pencegahan korupsi harus berjalan di daerah, reformasi mesti dilaksanakan. Kami-kami ini yang di daerah harus melaksanakan itu dan menciptakan susasa kondusif,” ujarnya.

Gubernur yakin KH Ma’ruf Amin dapat mendampingi presiden Joko Widodo dengan baik jika ditilik dari pengalaman dan kemampuannya. Salah satunya soal ekonomi syariah. ”Sehingga kalau tune in tidak begitu sulit. Beliau punya pengalaman di MUI, dan beliau juga punya perwakilan-perwakilan di daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, bersama dengan pegiat media sosial di Solo Raya menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan presiden Jokowi-Ma’ruf Amin. Ia berharap pasangan presiden dan wakil presiden ini dapat segera menyelesaikan persoalan bangsa negara dan mendukung dengan narasi-narasi yang baik dan positif.

Pelantikan Jokowi-KH Ma’ruf Amin juga mendapat apresiasi masyarakat Kabupaten Demak. Dengan pelantikan tersebut, diharapkan program pemerintah dapat dilanjutkan kembali, termasuk terkait dengan pembangunan jalan tol Semarang-Demak.

“Pembangunan jalan tol Semarang-Demak sudah lama diharapkan masyarakat untuk mengatasi macet dan menahan abrasi di pesisir utara Demak.”  Fahrudin Bisri Slamet. Ketua DPRD Demak
“Pembangunan jalan tol Semarang-Demak sudah lama diharapkan masyarakat untuk mengatasi macet dan menahan abrasi di pesisir utara Demak.”
Fahrudin Bisri Slamet. Ketua DPRD Demak

Ketua DPRD Demak H Fahrudin Bisri Slamet mengatakan, program pembangunan berkelanjutan untuk jalan tol harus menjadi prioritas Jokowi-Ma’ruf. “Pembangunan jalan tol Semarang-Demak sudah lama diharapkan masyarakat untuk mengatasi macet dan menahan abrasi di pesisir utara Demak. Kita pun berharap, pembangunan jalan tol ini bisa menahan laju abrasi dan rob,”ujar Slamet.

Menurut Slamet, jalan tol Semarang-Demak juga perlu disambungkan atau diteruskan hingga ke Tuban dan Surabaya. Bahkan, agar aksesibilitas masyarakat Demak ke Jogja dan Solo dapat terpenuhi, maka jalan tol Semarang-Demak pada saatnya nanti juga perlu disambungkan hingga Purwodadi-Sragen dan Solo.

“Dengan demikian, jalan tol ini nyambung antara tol di Pantura Demak hingga tol Sragen-Solo-Jogja,”katanya.

Bila itu terpenuhi, kata Slamet, warga Demak bagian timur maupun pantura timur jika ke Jogja atau Solo tidak harus melalui Semarang. “Tentu waktu tempuh akan lebih cepat,”ujar Ketua DPC PDIP Demak ini.

Selain jalan tol, warga Demak bagian selatan juga berharap pembangunan Waduk Jragung di Kecamatan Karangawen dapat diwujudkan. “Waduk Jragung ini posisinya sangat strategis untuk lahan pertanian di wilayah selatan Demak yang selama ini hanya tadah hujan. Selain itu, adanya Waduk Jragung akan dapat menambah volume dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga yang diolah melalui PDAM,”katanya.

Wakil Ketua DPRD Demak Zayinul Fata menambahkan, selain infrastruktur jalan tol Semarang-Demak dan Waduk Jragung, hal lain yang perlu menjadi perhatian adalah mewujudkan amanat UU Pesantren yang sebelumnya telah disahkan DPR RI. Adanya UU Pesantren ini, kata Zayinul, maka diharapkan kehidupan pendidikan karakter bangsa melalui kurikulum pendidikan di pesantren akan semakin kokoh dalam mengawal perjalanan bangsa ini.

“Kita optimistis,  amanah UU Pesantren ini nanti dapat dilaksanakan secepatnya oleh duet kepemimpinan Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin dalam lima tahun ke depan ini. Kita berharap, adanya UU Pesantren ini, bisa disinergikan dengan pembuatan Perda Pesantren di Demak pada saatnya nanti. Dengan demikian, kepentingan nasional dan pembangunan daerah yang berbasis pesantren dapat nyambung dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Demak,”kata Sekretaris DPC PKB Demak ini.

Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE mengaku sangat bergembira dengan pelantikan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden. Ia berharap amanah tersebut bisa dilaksanakan dengan baik.

“Mestinya pelantikan ini harus kita sambut dengan gembira, seraya berdoa semoga amanah yang kini mereka emban dapat berjalan di atas kebenaran,” harapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Batang H Maulana Yusuf SIP mengatakan, kini harapan rakyat berada pada pundak keduanya. Hal ini berkaitan dengan kesejahteraan, harapan keadilan, dan harapan bangsa Indonesia untuk lebih maju.

“Selamat mengemban amanat rakyat yang tidak mudah ini, semoga Allah SWT selalu melindungi bapak berdua dan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Ucapan selamat atas pelantikan Jokowi-Ma’ruf juga disampaikan Bupati Batang Wihaji. Ia berharap, semoga keduanya amanah dan memberikan  yang terbaik untuk kemajuan dan kemaslahatan bangsa dan negara. “Semoga reformasi birokrasi dan percepatan pembangunan bisa diwujudkan dengan baik selama pemerintahan Jokowi-Ma’ruf,” harapnya.

Tak ketinggalan Ketua DPRD Kota Pekalongan Hj Balgis Diab juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Ia berharap duet Jokowi-Ma’ruf dapat membawa Indonesia menjadi lebih baik serta masyarakatnya semakin sejahtera. “Mari Kerja Bersama menuju Indonesia Maju,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Dance Ishak Palit  menyebutkan dari lima progran prioritas Jokowi-Ma’ruf, semua pada azaz manfaat akan pelayanan terhadap masyarakat. Jadi, semua harus berorientasi pada hasil. Bukan sekadar proses. “Karena itu, setiap program pemerintah di daerah harus jelas manfaat bagi rakyat, bukan sekadar copy paste dan rutinitas,” tandasnya.

Wakil Ketua DPRD Salatiga Saeful Mashud menambahkan, setuju jika pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas duet Jokowi-Ma’ruf. “Tapi pembangunan infrastruktur tetap harus dilanjutkan dan dituntaskan,” harapnya.

Saeful juga berharap program reformasi birokrasi dan regulasi yang efektif dan efisien bisa sampai ke daerah.

Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun juga berharap dilantiknya Jokowi -Ma’ruf bisa membawa Indonesia betul-betul unggul. Terutama unggul dalam bidang ekonomi dan penyediaan lapangan pekerjaan. Sehingga rakyat Indonesia bisa sejahtera.

“Janji selama kampanye agar jangan jadi janji-janji semata. Harus bisa direalisasikan. Selain itu hal-hal yang belum dicapai pada periode pertama bisa diperbaiki di periode kedua ini,” katanya.

Dilantiknya presiden dan wakil presiden terpilih kemarin juga disambut suka cita oleh kalangan pengusaha di Semarang. Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrasmara mengatakan, jika dalam periode kedua ini, Jokowi akan meningkatkan kualitas SDM. “Kita tahu visi ke depan adalah pembangunan dalam meningkatkan SDM untuk menghadapi revolusi industri 4.0, tentu kita sambut baik karena infrastruktur telah dibangun pada periode yang lalu,” ujarnya.

Menurutnya, digenjotnya SDM ini dilakukan agar masyarakat bisa memiliki daya saing secara global, termasuk dari segi pelaku UMKM dan pengusaha yang ada di Semarang. “Dengan daya saing global, nantinya kita akan punya nilai lebih di mata internasional,” jelasnya. (zal/sga/den/han/hib/sas/bud/aro)