Diputus Pacar, Pemuda Panjat Tower 30 M

299

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Warga Kelurahan Tlogomulyo Kecamatan Pedurungan digegerkan adanya pemuda yang memanjat tower setinggi 30 meter. Aksi tersebut dilakukan pemuda bernama Lutfi Sukmapradita, 21, warga Jalan Elangsari Utara Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tembalang yang diduga depresi setelah diputus sang pacar.

Peristiwa ini terjadi di lokasi Jalan Wolter Monginsidi, Bangetayu Kecamatan Pedurungan, Minggu (13/10) pukul 07.00. Aksi tersebut diketahui pertama kali oleh salah seorang security bernama Suwardi. Kalau itu, sedang melakukan pergantian piket jaga melihat adanya laki-laki tak dikenal naik ke atas tower.

“Kemudian orang tersebut diajak bicara, namun hanya diam. Atas kejadian tersebut, saksi melaporkan ke saksi lain dan membujuk untuk turun dari tower,” ungkap Kapolsek Pedurungan, AKP Eko Rubiyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (13/10) kemarin.

Pemuda tersebut masih menolak dan enggan turun. Hingga akhirnya kejadian tersebut disampaikan kepada warga sekitar dan diteruskan ke petugas Polsek Peudurungan. Mendapat laporan tersebut, petugas mendatangi lokasi kejadian melakukan penanganan. Sekitar pukul 09.00, dari pihak keluarga pemuda tiba di lokasi ikut merayu supaya bersangkutan turun dari tower.

“Dari keterangan orangtuanya, anaknya tadi malam sempat ribut sama pacarnya karena cintanya diputus. Karena depresi, anaknya pergi dari rumah menggunakan sepeda motor,” beber AKP Eko. 

Atas kejadian ini, pihak BPBD Kota Semarang dan tim rescue juga turun ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi. Beruntung pemuda tersebut tidak melompat dari atas tower, tapi hanya duduk di bawah teriknya sinar matahari. Hingga akhirnya petugas rescue naik ke atas dengan peralatan, berhasil membujuk dan mengajaknya turun, sekitar pukul 11.00. “Korban jiwa tidak ada. Dugaannya depresi itu tadi,” terangnya.

Setelah sampai di bawah, kemudian Lutfi diberikan minum air putih oleh relawan yang datang ke lokasi. Selanjutnya, dibawa ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan kesehatan. “Saya sudah nungguin dia sampai pukul 04.00. Tapi pas semua tidur, dia kabur naik motor. Tahunya dapat kabar dari polisi disini,” ungkap orangtua Lutfi. (mha/ida)