Edukasi Keluarga ODGJ

115

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pemasungan terhadap pasien dengan gangguan jiwa masih terjadi. Pemerintah provinsi Jawa Tengah terus melakukan upaya menuju Indonesia bebas pasung bagi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, biasanya pemasungan dilakukan karena berbagai alasan. Salah satunya adalah keamanan. Baik keamanan penderita gangguan jiwa maupun orang-orang di sekitarnya.

Untuk itu, ia lanjutkan, perlu ada edukasi yang masif kepada keluarga ODGJ agar memberikan penanganan dengan baik. Dukungan dari keluarga dan masyarakat ini dinilainya penting untuk tercapainya program Indonesia bebas pasung.

”Sebetulnya kami dari pemerintah senang ketika ada masyarakat yang melaporkan. Sehingga bisa langsung kami berikan penanganan,” ujarnya.

Beberapa rumah sakit, ia kataka, juga telah berinovasi untuk hal ini. Seperti rumah sakit jiwa di Solo yang berinovasi untuk menangani pasien gangguan jiwa dengan cara yang lebih manusiawi. ”Sehingga untuk menuju bebas pasung masyarakat juga harus melaporkan agar dapat segera kami tangani,” jelasnya.

Tidak kalah penting, ia tambahkan, perlu pula memberikan edukasi kepada keluarga untuk memperlakukan ODGJ paska pemasungan. Dengan perlakuan yang tepat, upaya penyembuhan dapat dilakukan secara optimal. ”Ini sangat penting,” ujarnya menekankan. (sga/ida)