PSIS VS Bali United Resmi Ditunda

257
ANTIKLIMAKS: Bruno Silva gagal menyelesaikan peluang saat melawan Badak Lampung FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang beberapa waktu lalu.(Baskoro Septiadi/ Jawa Pos Radar Semarang)
ANTIKLIMAKS: Bruno Silva gagal menyelesaikan peluang saat melawan Badak Lampung FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang beberapa waktu lalu.(Baskoro Septiadi/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMRANG.ID, SEMARANG – Laga lanjutan Liga 1 Pekan ke-22 yang mempertemukan PSIS Semarang melawan Bali United resmi ditunda. Laga yang direncanakan berlangsung pada Jumat (4/10) mendatang di Stadion Moch Soebroto Magelang tersebut terpaksa ditunda mengingat situasi keamanan yang kurang kondusif beberapa waktu terakhir.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang, Danur Rispriyanto mengaku telah menerima surat yang dikirimkan oleh PT Liga Indonesia Baru terkait penundaan tersebut. Dirinya memahami alasan penundaan mengingat situasi keamanan dan politik beberapa waktu terakhir yang memang kurang kondusif. Pihaknya mengajak berbagai pihak termasuk suporter untuk dapat memahami situasi tersebut dan memaklumi penundaan untuk kepentingan bersama.

“Kami telah menerima surat balasan nomor 367/LIB/X/2019 dari LIB mengenai penundaan dengan alasan keamanan yang kurang stabil. Sikap kami tentu menghormati keputusan tersebut. Kami sebagai manajemen meminta maaf kepada suporter terkait penundaan yang terjadi. Namun perlu diingat semua demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya ketika memberikan keterangan di kantor PSIS, Gajahmungkur Semarang Rabu (2/10).

Nantinya laga yang mempertemukan Mahesa Jenar dengan pemimpin sementara klasemen Liga 1 tersebut akan dijadwalkan kembali pada 15 November mendatang di Magelang. Selain itu laga PSIS kontra Bali United bukan satu-satunya yang mengalami penundaan. Beberapa laga lain mengalami hal serupa sebut saja laga Persija Jakarta kontra Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya kontra Borneo FC.

Sementara itu, Wakil Ketua Panpel PSIS, Pujianto menambahkan, timnya tidak terganggu dengan adanya penundaan tersebut. Mereka akan tetap berlatih sebagaimana mestinya dan bersiap untuk menghadapi Laskar Joko Tingkir pada Jumat (18/10) mendatang. Dengan jeda waktu yang panjang dirinya optimistis dapat memaksimalkan latihan guna meraih hasil terbaik di kandang lawan nanti.

“Kami akan mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Persela Lamongan. Dengan penundaan ini dapat kami manfaatkan untuk berlatih lebih keras dan target meraih angka penuh di kandang lawan dapat tercapai,” pungkasnya. (akm/zal)