Hendi – Ita Berpeluang Dipasangkan Kembali

Sudah Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP

140
“Banjir Tugu itu tergolong parah. Bahkan sering menimbulkan korban dan selalu menjadi sorotan publik dengan skala nasional ketika musim penghujan datang. Maka dari itu kami meminta pemkot tetap  memperhatikan masalah banjir tersebut” Kadarlusman. Ketua DPRD Kota Semarang.
“Banjir Tugu itu tergolong parah. Bahkan sering menimbulkan korban dan selalu menjadi sorotan publik dengan skala nasional ketika musim penghujan datang. Maka dari itu kami meminta pemkot tetap  memperhatikan masalah banjir tersebut” Kadarlusman. Ketua DPRD Kota Semarang.

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Wali Kota Semarang petahana Hendrar Prihadi dimungkinkan akan dipasangkan kembali dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita dalam Pilwalkot Semarang 2020, Jumat (20/9).

Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Kadarlusman mengungkapkan jika keduanya sudah mengambil formulir pendaftaran untuk bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Serba mungkin, bisa jadi mereka berpasangan lagi. Tapi, tergantung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” tutur Pilus, sapaan akrab Kadarlusman, Jumat (20/9).

Pasalnya, jika melihat dari hasil kinerja ke duanya dalam memimpin Kota Semarang lima tahun ke belakang memang menunjukkan hasil yang memuaskan. Tentunya, lanjut dia, dapat dilihat dari sarana dan prasarana yang semakin meningkat. Selain itu, keberhasilan berbagai program juga seringkali mengantarkan Wali Kota Semarang mendapat penghargaan dari sejumlah pihak.

“Kami dari partai melihatnya kesitu. Kemajuan Kota Semarang nampak jelas,” ujarnya.
Keberhasilan ke duanya dalam memimpin Kota Semarang tentunya mampu mendongkrak suara partai di Kota Atlas tersebut. Termasuk dalam menghadapi Pilkada 2020 mendatang jika mereka kembali mendapat rekomendasi dari DPP PDIP. Meski sudah mengambil berkas pendaftaran, keduanya sampai H–1 belum terlihat menyerahkan kembali berkas ke kantor DPC PDIP Kota Semarang.

Dikatakan Pilus, selain Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, dan Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu, belum ada lagi calon kontestan yang mengambil formulir di kantor DPC PDIP Kota Semarang.

Dalam Pilwalkot 2020 mendatang, calon yang diusung PDIP tentunya menjadi barometer untuk parpol lain yang hendak mengusung calon mereka. Pasalnya, sejauh ini PDIP Kota Semarang meraup suara dengan persentase 50 persen suara dalam Pemilu beberapa waktu lalu.

Dikatakan Pilus, partainya juga masih membuka peluang untuk calon lain yang hendak maju dalam Pilwalkot melalui PDIP. Selain itu, PDIP juga membuka pintu lebar bagi parpol lain yang ingin berkoalisi. “Sejauh ini masih ada beberapa parpol yang sudah berkomunikasi dengan kita,” katanya.

Pendaftaran balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota oleh PDIP ditutup sampai Sabtu (21/9) hari ini. Kemudian batas akhir pengembalian berkas, yaitu Minggu (22/9).

“Walaupun sudah ada calon sendiri, kami tetap terbuka untuk umum, sepanjang itu warga negara Indonesia dan ber-KTP Indonesia. Tidak menutup kemungkinan dari partai lain yang mau daftar juga,” katanya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Hendi mengatakan bersedia jika dipasangkan kembali dalam Pilwalkot Semarang 2020 mendatang dengan Ita. “Mudah-mudahan masih tetap bisa maju dan pasangannya masih sama,” ujar Hendi.

Menurut dia, persoalan politik sangat dinamis. Pihaknya hanya bisa merencanakan, namun keputusan akhir dia menyerahkan kepada pengurus DPP.

Petahana Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menuturkan, pihaknya belum dapat memberikan kepastian terkait rencananya dalam Pilkada nanti.

“Belum tahu, saya menunggu petunjuk dari Pak Wali, kan Ketua DPC-nya wali kota. Beliau juga menunggu dari atasan dan saya menunggu arahan beliau,” ujar Ita. (ewb/aro)