Perbaikan Mako Tunggu Sterilisasi

165
CEK LOKASI : Kepala Biro Logistik Polda Jateng Kombes Pol M Zahri meninjau atap rumah Sujono, warga sekitar lokasi terdampak ledakan gudang penyimpanan bahan peledak dan bom militer sisa perang, Minggu (15/9).(Sigit Andrianto/RADARSEMARANG.ID)
CEK LOKASI : Kepala Biro Logistik Polda Jateng Kombes Pol M Zahri meninjau atap rumah Sujono, warga sekitar lokasi terdampak ledakan gudang penyimpanan bahan peledak dan bom militer sisa perang, Minggu (15/9).(Sigit Andrianto/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Usai peristiwa meledaknya gudang penyimpanan bahan peledak dan bom militer sisa perang di markas Satuan Brimob Polda Jateng Srondol, polisi langsung memperbaiki rumah warga sekitar yang terdampak. Dari total 44 rumah di 2 RT, beberapa rumah sudah rampung diperbaiki.

Kepala Biro Logistik Polda Jateng Kombes Pol M Zahri saat meninjau lokasi terdampak ledakan merincikan, berdasar catatannya, di RT 5 ada 28 rumah terdampak. Sementara di RT 6 ada 16 rumah. Rata-rata, kerusakan terjadi pada atap, kaca jendela dan plafon. Tiga rumah di RT 5 dengan kerusakan cukup berat langsung diperbaiki di hari terjadinya peristiwa tersebut. Juga pemasangan kaca-kaca yang langsung dilakukan pada hari itu juga. ”Setelah dilaporkan, ada pengecekan dari tim kami. Pada prisipnya semua yang rusak kami perbaiki. Atap, plafon, kaca pecah dan tembok retak kami perbaiki,” ujarnya.

”Sesuai perintah pimpinan kemarin sore langsung dikerjakan. Hari ini (kemarin, Red) kita kerjakan untuk yang RT 6. Atap yang rusak kami turunkan untuk diganti,” lanjutnya.
Untuk pengerjaan ini, pihaknya menerjunkan 20 tukang. Di dalamnya termasuk 4 pemasang kaca. Jumlah ini akan ditambah secara bertahap.

Ditargetkan, perbaikan rumah dapat secepat mungkin diselesaikan. Dengan prioritas rumah warga yang rusak berat. Terutama yang terletak tak jauh dari lokasi ledakan kemarin.
Sementara itu, di lokasi kejadian, di Mako Satuan Brimob, saat ini sedang dilakukan sterilisasi. Setelah semua aman, akan dilakukan pendataan dan perbaikan. ”Nanti setelah aman dicek kondisinya. Tentu di sana juga dilakukan perbaikan karena terdapat asrama juga. Menunggu proses sterilisasi selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memerintahkan agar perbaikan langsung dilakukan. Termasuk perbaikan asrama Brimob. ”Hari ini juga bagian logistik akan membawa tukang untuk memperbaiki kerusakan,” ujarnya.

Sujono, 59, warga terdampak mengatakan kerusakan di rumahnya memang banyak terjadi pada atap dan plafon rumah. Rumahnya berada tidak jauh dari lokasi kejadian. ”Bagaimana lagi, namanya musibah. Tapi terima kasih kepada Pak Kapolda karena memperbaiki rumah kami,” ucapnya. (sga/ton)