Gus Tafa Anggota Termuda, Prayogo Fokus Pertanian dan Peternakan

Wajah-Wajah Baru Penghuni Gedung Berlian

374
POLITISI MUDA: Prayogo Nugroho (berdasi biru) dan  M. Abu Hafsin Al Muktafa, anggota DPRD Jateng termuda (kanan). (SIGIT ANDRIANTO/RADARSEMARANG.ID)
POLITISI MUDA: Prayogo Nugroho (berdasi biru) dan  M. Abu Hafsin Al Muktafa, anggota DPRD Jateng termuda (kanan). (SIGIT ANDRIANTO/RADARSEMARANG.ID)

Dari 120 anggota DPRD Jateng yang diambil sumpah dan janji kemarin, 66 orang di antaranya adalah anggota baru. Meski demikian, mereka mantap mengemban tugas dan amanah dari rakyat Jateng.

SIGIT ANDRIANTO, RADARSEMARANG.ID

TUBUHNYA tergolong tambun. Usianya masih relatif muda, 22 tahun. Namun M. Abu Hafsin Al Muktafa sudah mendapatkan amanah sebagai wakil rakyat. Bahkan, ia menjadi anggota termuda yang dilantik kemarin. Polisiti PKB ini terpilih menjadi anggota DPRD Jateng periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Jateng XIII meliputi Batang, Pekalongan, Kota Pekalongan dan Pemalang.

”Sekarang usia saya 22 menuju 23,” ujar putra bungsu ulama kharismatik KH Dimyati Rois ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sekalipun menjadi yang termuda dan merupakan pengalaman pertama duduk di kursi parlemen, pemuda yang akrab disapa Gus Tafa ini mengaku tidak menemui persolan. Tidak ada rasa canggung. Semua dianggap biasa-biasa saja.

”Wajar-wajar saja. Karena keluarga saya sudah di dunia politik. Ayah saya di dunia politik. Kakak saya yang menjadi inspirator saya juga di dunia politik,” kata dia.

Ditanya mengenai hal yang akan ia perjuangkan ke depannya, Abu mengaku tidak bisa menjanjikan. Namun ia berkeinginan untuk menampung aspirasi di bidang perekonomian dan pendidikan. ”Perekonomian di titik-titik tertentu, dapil saya, ada yang perlu penekanan,” ujar alumnus pondok aliyah ini.

”Saya cuma punya pedoman, saya harus bermanfaat. Kalau target sesuai komisi. Ke depan saya mengejar kemanfaataan,” imbuhnya usai menerima ucapan selamat dari keluarga.

Lain halnya dengan Padmasari Mestikajati dari dapil V, Blora dan Grobogan. Ia akan langsung tancap gas menyerap kritik, saran dan aspirasi  masyarakat secara terbuka. Padmasari akan membuka kanal melalui media sosial yang ia pegang secara langsung.

”Saya targetnya simpel. Yang penting masyarakat tahu manfaat dan keberadaan kita. Kan banyak yang ngeluh, kalau deket pemilu baru turun. Saya pengin masyarakat tahu bahwa mereka bisa menyampaikan saran dan mengkritisi kapanpun. Salah satunya melalui media sosial ini,” ujar Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jateng ini.

Perempuan yang namanya diusulkan untuk menjadi calon wakil ketua di DPRD Jateng ini pun berencana akan meng-update semua kegiatannya melalui media sosial. Sehingga akan diketahui secara langsung oleh masyarakat.

Pendatang baru lainnya adalah Prayogo Nugroho. Pria kelahiran 27 Juli 1992 ini merupakan anggota legislatif dari Partai Nasdem dapil V, Blora dan Grobogan. Duduk di kursi parlemen menjadi pengalaman pertamanya di awal pencalonannya.

”Saya tentu senang dan bersyukur. Ke depan akan memperjuangkan Blora, di bidang pertanian dan peternakan. Karena keahlian saya di situ,” ujar alumnus UPN Jogjakarta ini. (*/aro)