Tambah Pengalaman Internasional

320
BERJUANG : Atlet cilik sedang mengikuti Kejuaraan Angkat Besi Internasional tahun 2019 di GOR Tri Lomba Juang Semarang, Sabtu (31/3).(Dewi Akmalah/RADARSEMARANG.ID)
BERJUANG : Atlet cilik sedang mengikuti Kejuaraan Angkat Besi Internasional tahun 2019 di GOR Tri Lomba Juang Semarang, Sabtu (31/3).(Dewi Akmalah/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 240 atlet angkat besi cilik dari berbagai negara mengikuti Kejuaraan Angkat Besi Internasional tahun 2019 di GOR Tri Lomba Juang Semarang, Sabtu (31/8). Sejumlah atlet asing yang hadir di antaranya berasal dari Filipina, Singapura dan Malaysia.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Gatot Dewa Broto menjelaskan ajang ini dapat menambah pengalaman bagi atlet cilik untuk dapat merasakan atmosfir pertandingan bertaraf Internasional. Hal tersebut juga menjadi jawaban atas kurangnya anggaran untuk mengirimkan atlet bertanding ke luar negeri. Selain itu menjaring atlet potensial dari berbagai daerah di Indonesia sehingga dapat melahirkan penerus Eko Yuli Irawan di masa depan.

“Negara ini masih tergantung pada dua cabang olahraga utama dalam setiap ajang kejuaraan. Yakni bulu tangkis dan angkat besi. Dengan adanya event ini tentu sangat bagus untuk menemukan dan membina atlet yang memiliki potensial menjadi juara,” ujarnya saat pembukaan kemarin.

Ketua Umum PB Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Joko Purnomo menekankan pentingnya sinergitas antara Kemenpora, PABBSI dan pengurus daerah untuk membina atlet. Sehingga terjadi sinkronisasi program pelatihan yang efektif bagi atlet sehingga dapat berprestasi ke depannya. (akm/ton)