Germas Jadi Pengendali Nyamuk   

117

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Terdapat 456 spesies nyamuk yang terdeteksi di Indonesia, 221 di antaranya telah terkonfirmasi sebagai pembawa penyakit. Yakni, penyakit malaria, demam berdarah, chikungunya, japanese encephalitis dan filariasis.

Hal tersebut diingatkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono dalam seminar hari pengendalian nyamuk nasional di Hotel MG Setos, Kamis (22/8) kemarin. Untuk itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat untuk melakukan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

“Germas merupakan tindakan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup,” katanya.

Pengendalian nyamuk, katanya, dapat dilakukan melalui cara sederhana, di antarannya melakukan pemantauan dan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan permukiman dengan menguras penampungan air secara rutin serta pemeliharaan ikan predator jentik nyamuk di tempat yang ditengarai banyak nyamuk.

Adapun penyakit yang ditularkan melalui perantara nyamuk masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia. Seperti penyakit demam berdarah dan malaria. Menurut data Kementerian Kesehatan RI terdapat 2.960 spesies nyamuk di seluruh dunia, 456 spesies di antarannya berkembang di Indonesia. (hid/ida)