Pramuka Diminta Bisa Jadi Panutan

2155

SEMARANG – Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Semarang diharapkan dapat menjadi panutan bagi kaum milenial. Hal itu dikatakan oleh Kepala Kwarcab Pramuka Kota Semarang, Adi Tri Hananto pada peringatan 58 tahun Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Semarang di Bumi Perkemahan Desa Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kamis (15/8).

“Tentunya harus menjadi panutan kaum milenial baik itu di sekolah, keluarga, serta di lingkungan sekitar, sehingga dapat menjadi harapan di masa depan,” ujar Adi. Apalagi di pramuka juga diajarkan kedisiplinan dan memiliki dasar atau pondasi Pancasila dan UUD 1945.

Apalagi dalam tema peringatan pramuka kali ini dimana seluruh komponen termasuk Pramuka yang berasal dari beragam latar belakang yang berbeda, diharapkan bisa terus membangun keutuhan NKRI.

Untuk menjaga keutuhan NKRI, antara lain dimulai dari pribadi Pramuka yang menerapkan Dasadarma, Trisatya, Dwidarma, dan Dwisatya Pramuka dalam aktivitas sehari-hari. Pada kesempatan itu juga diserahkan tanda penghargaan Pramuka Melati kepada 4 orang.

Antara lain Darma Bakti kepada 1 orang, Lencana Teladan kepada 2 orang, Pancawarsa 10 kepada 2 orang, Pancawarsa 7 kepada 2 orang, Pancawarsa 6 kepada 1 orang, Pancawarsa 4 kepada 1 orang, Pancawarsa 3 kepada 4 orang, Pancawarsa 2 kepada 4 orang, dan penghargaan Pramuka Pancawarsa 1 kepada 5 orang.

“Dengan mengikuti kegiatan Pramuka, ada banyak ilmu serta ketrampilan yang diperoleh dan dapat diterapkan dalam kehidupan,” tuturnya. Sebelum upacara Pramuka, Adi juga melantik dan menyematkan tanda kecakapan Pramuka Garuda untuk golongan siaga, penggalang, penegak, dan pandega.

Dimana sebanyak 88 orang yang terdiri atas 37 golongan siaga, 38 golongan penggalang, 8 golongan penegak, dan 5 golongan pandega. Sebanyak lima siswa dari SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang yang mendapatkan tanda kecakapan Pramuka Garuda golongan siaga yakni Puan Fatma Fawwazah, Elora Kalila Zyn, Permata Sakina N, Gerrard Azhar, dan Destiawan Aditya.

Pramuka Garuda golongan siaga SD Isriati Baiturrahman 1 Semarang (dari kanan) yakni Puan Fatma Fawwazah, Elora Kalila Zyn, Permata Sakina N, Gerrard Azhar, dan Destiawan Aditya foto bersama dengan Ketua Kwarcab Kota Semarang Adi Tri Hananto (tiga dari kiri) seusai upacara.

Dikatakan Adi, seluruh golongan yang mendapatkan tanda kecakapan Pramuka Garuda, sebelumnya telah melewati sejumlah ujian atau tes, wawancara, hingga praktik dan dinyatakan lolos, karena lebih dari separoh peserta yang dinyatakan gagal.

Pada kesempatan tersebut juga dimeriahkan beberapa tarian tradisional kreatifitas anggota pramuka di Kota Semarang. Meski dilaksanakan di bawah terik matahari, namun antisuasme dalam mengikuti rangkaian peringatan tersebut tetap tidak berkurang. (ewb/ap)