Tingkatkan Pertanian, Pemkot Gandeng Batan

145
PANEN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan panen raya di Kecamatan Mijen kemarin. (ISTIMEWA)
PANEN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan panen raya di Kecamatan Mijen kemarin. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kota Semarang diketahui sebagai Kota Metropolitan yang tengah berkembang. Namun hasil pertanian di wilayah ini ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata. Kota Semarang tercatat masih memiliki 5 persen atau sekitar 2.700 hektare lahan pertanian dan perkebunan.

Belum lama ini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kota Semarang menggelar panen padi bersama di Pendopo Agro Purwomukti Kecamatan Mijen. Kegiatan itu juga dibarengi dengan peresmian rumah organik. “Di sini, Batan yang biasanya identik dengan nuklir, ternyata mampu menghasilkan sebuah produk yang dimanfaatkan dalam perawatan dan pengelolaan padi yang menjadikan kualitasnya lebih baik dan lebih unggul,” kata Hendi.

Masyarakat Kota Semarang diharapkan bisa mengoptimalkan fasilitas rumah organik. Benih dari Batan bisa digunakan untuk memicu benih-benih yang sudah cocok dan juga benih-benih unggul yang lain. “Harapannya, ke depan dapat diperbanyak agar panen semakin meningkat sehingga bisa mencukupi kebutuhan beras masyarakat di kota Semarang dan daerah sekitar,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang WP Rusdiana mengatakan, panen padi varietas bestari ini merupakan yang pertama kali dikelola oleh salah satu kelompok tani di Kecamatan Mijen. “Meski baru pertama kali, namun padi yang dikelola di lahan seluas 3 hektare dengan varietas bestari tersebut bisa mencapai jumlah yang cukup besar yaitu 9,6 ton per hektare yang sebelumnya hanya 6 ton per hektare,” jelasnya. (den/ton)