Beranda Semarang Raya Semarang Kampung Hebat Berhadiah ke Luar Negeri

Kampung Hebat Berhadiah ke Luar Negeri

0
Kampung Hebat Berhadiah ke Luar Negeri

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Launching lomba Kampung Hebat 2019-2020 yang digelar di Taman Talenta, Kecamatan Ngaliyan, Minggu (17/11) pagi, berlangsung meriah. Sedikitnya 3 ribu warga dan perwakilan dari kelurahan yang ada di kecamatan tersebut tumpah ruah dalam kegembiraan, serta banjir hadiah menarik.

Acara dimulai sekitar pukul 06.00, yang diawali dengan senam massal di depan Kantor Kecamatan Ngaliyan. Dipandu instruktur senam cantik, warga diajak membakar lemak dan mencari keringat sebagai ajang pemanasan jalan sehat bareng Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman.

“Ayo kita joget bareng,” teriak instruktur senam yang diiringi dengan lagu yang enerjik.

Selepas senam, tepat pukul 07.00 pagi, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi dan Ketua DPRD yang akrab disapa Pilus, didampingi Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi melepas warga untuk menyururi jalan kampung yang rindang oleh pepohonan sejauh kurang lebih 2 kilometer. Tak jarang, barisan emak-emak yang sedang berjalan mengajak Hendi maupun Pilus berswafoto. Dengan sabar, Hendi dan Pilus melayani permintaan warganya untuk berfoto bersama. “Pak Wali minta foto bareng dong, saya ngefans dengan bapak,” pinta seorang remaja putri dengan wajah memelas.

“Ayo sini, bareng-bareng sama Mas Pilus ya,” kata Hendi dengan ramah.

Sinar matahari yang terik pagi itu ternyata tidak menyurutkan semangat warga untuk berjalan bersama wali kota bersama para kepala  organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir.  Di antaranya, Kepala Dinas Pendidikan Gunawan Saptogiri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bambang Pramusinto, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Adi Trihananto, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan daerah (Bappeda) Bunyamin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Mukhamad Khadik, Kepala Dinas Kearsipan dan Kepustakaan Bimbong Yogatama Asisten 1 Setda Kota Trijoto Sardjoko, Asisten 2 Setda Kota Widoyono, dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Hernowo Budi Luhur. “Masih semangat to Bu?” celetuk Hendi ketika menyalip seorang ibu yang terlihat kepayahan.

SENAM MASSAL: Ribuan warga Ngaliyan senam sehat saat launching lomba Kampung Hebat di Lapangan Talenta Kecamatan Ngaliyan, Minggu (17/11).
SENAM MASSAL: Ribuan warga Ngaliyan senam sehat saat launching lomba Kampung Hebat di Lapangan Talenta Kecamatan Ngaliyan, Minggu (17/11).

Dalam kesempatan tersebut, Hendi bersama Pilus juga diminta mengukuhkan kepengurusan Tonnis Girly warga RW III Kelurahan Ngaliyan. Tonnis Girly sendiri merupakan olahraga perpaduan antara badminton dan tenis. Olahraga ini diketahui diciptakan Dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada 2008, dan mulai dipelajari warga RW III sejak 2018 lalu.

Sepanjang perjalanan, Hendi tampak tidak letih melayani permintaan foto dari warga Ngaliyan. Beberapa kali, langkah cepat Hendi harus terhenti untuk melayani foto selfie warganya. “Itu jadi nggak fotonya? Kalau nggak jadi, diulangi lagi nggak apa-apa,,” ucap Hendi.

Sekitar 30 menit menyusuri jalan kampung, Hendi dan rombongan langsung disambut oleh hiburan musik dangdut dan jajanan pasar, termasuk hasil bumi, seperti kacang rebus, ketela rebus, singkong rebus, dan pisang rebus dari Kecamatan Ngaliyan yang sudah dipersiapkan gratis untuk masyarakat di tengah Lapangan Talenta dengan diiringi hiburan musik dangdut. Juga penampilan kuda lumping dari Kelurahan Podorejo, Ngaliyan.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi mengatakan, sebagai koran dengan pembaca terbanyak di Indonesia berdasar survei AC Nielsen, Jawa Pos merasa bertanggungjawab terhadap pembangunan di negeri ini. Termasuk di Kota Semarang. Terlebih dengan ber-homebase di Semarang, pihaknya merasa bertanggungjawab turut menjadikan Kota Semarang menjadi semakin Hebat. ”Maka lomba Kampung Hebat inilah bagian dari upaya teman-teman di Jawa Pos Radar Semarang untuk itu,” ujarnya.

Dijelaskan, ada empat kategori dalam lomba Kampung Hebat yang sudah digelar kali ketiga ini. Yakni, kategori Kampung Pintar, kategori Kampung Kreatif dan Inovatif, kategori Kampung Pancasila, serta kategori Kampung Bersih, Hijau dan Sehat. Lomba akan berlangsung selama enam bulan dengan roadshow rutin yang digelar setiap bulannya.

”Tahun ini tercatat ada 14 peserta kategori Kampung Pintar, 68 peserta kategori Kampung Kreatif dan Inovatif, 57 peserta kategori Kampung Pancasila, dan 120 Kampung Bersih, Hijau dan Sehat. Total ada 259 kampung yang tersebar di 177 kelurahan,” beber Baehaqi.

Ia menyebutkan, lomba akan dibagi beberapa tahap penilaian. Juaranya akan diumumkan saat Hari Jadi Kota Semarang pada 2 Mei 2020 mendatang. “Juara umum akan mendapat gelar Best Awarding Kampung Terhebat, dan lurahnya berhak hadiah pergi ke luar negeri yang difasilitasi Pemkot Semarang,” kata Baehaqi dengan semangat.

Tak hanya itu, juara I setiap kategori juga akan mendapat hadiah pembangunan dari Pemkot Semarang. “Tinggal pilih mau perbaikan jalan, pembangunan saluran, atau fasilitas publik lainnya di kampung, nanti akan dibiayai pemkot. Kalau pembangunan rumah ya beli sendiri-sendiri,” katanya sambil tertawa.

Ia berharap, melalui Lomba Kampung Hebat ini penataan kampung-kampung di Semarang dapat dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat dengan lebih baik. Sehingga dapat sejalan dengan pembangunan Kota Semarang yang dinilainya berlangsung cepat.

Dalam sambutannya, Baehaqi juga berkali-kali memuji keberhasilan Wali Kota Hendi dalam membangun Kota Semarang. “Kehebatan Semarang karena memiliki warga dan pemimpin yang hebat. Tak lain adalah Wali Kota Bapak Hendi,” ujarnya.

Ia juga menginformasikan kepada masyarakat beberapa inovasi Hendi yang akan dilakukan ke depan. Salah satunya pembangunan kawasan berlian Simpang Lima menjadi berbeda. “Akan dibangun Simpang Lima underground. Ide ini tidak dimiliki oleh pemimpin manapun. Nantinya di bawah Lapangan Simpang Lima akan dibangun empat lantai. Jalannya nanti di bawah tanah, ada pujasera, ada area parkir, ada mal. Luar biasa. Tepuk tangan buat Pak Hendi,” katanya berapi-api disertai tepuk tangan warga.

Pada kesempatan itu, Baehaqi juga memberikan kuis dengan hadiah uang tunai Rp 1 juta untuk dua warga. Salah satunya warga diminta mencium tangan wali kota. “Wah, enak ya, cium tangan Pak Wali saja dapat Rp 500 ribu,” celetuk Yanto, warga Ngaliyan saat salah satu peserta kuis mencium tangan wali kota yang duduk di deretan kursi tamu undangan.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, menjaga dan mempertahankan wilayah Kota Semarang agar tetap nyaman memang harus dilakukan seluruh masyarakat Kota Semarang. Ini dapat dilakukan mulai dari menjaga kebersihan dan penghijauan masal.  ”Kita tahu Semarang kalau musim kemarau menjadi panas,” ujarnya saat me-launching lomba Kampung Hebat.

Menilik salah satu kategori dalam lomba Kampung hebat, yakni Kampung Pintar, wali kota juga berpesan agar masyarakat dapat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan baik. Sehingga dapat memberikan kemanfaatan bagi kehidupan warga Kota Semarang. ”Pemerintah kota memasang 10.533 CCTV juga sebagai bentuk memanfaatkan teknologi informasi untuk menjaga keamanan kota,” jelasnya.

Tidak lupa, wali kota juga meminta agar warga meningkatkan rasa cinta terhadap bangsa dan Kota Semarang. Kepada masyarakat, Hendi mengingatkan bahwa tinggal di bumi Indonesia dengan dasar negara Pancasila, antara satu dengan yang lain harus bisa saling menghargai.

”Tidak boleh gontok-gontokan hanya karena beda agama. Itu kuno banget. Sekarang saatnya membangun kampung menjadi bagus. Pasti Semarang menjadi hebat dan Indonesia menjadi maju,” ujarnya.

Saat launching kemarin juga hadir Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Ia hadir sekitar pukul 08.00, setelah wali kota meninggalkan lokasi acara.  Ia mengaku menyempatkan datang demi memeriahkan launching Kampung Hebat. “Maaf telat pak, saya tadi muter dulu, banyak kegiatan, tapi saya sempatkan ke sini karena saya support penuh,” kata Wakil Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita ini kepada General Manager Jawa Pos Radar Semarang Iskandar yang menyambutnya.

Dalam kesempatan itu, Mbak Ita didaulat naik panggung bersama Baehaqi, dengan semangat ia mengajak warganya untuk berjoget dangdut dan melayani swafoto warga yang terkejut akan kedatangannya. “Animonya sangat besar, masyarakatnya guyub ini bukti kalau camat dan lurah-lurah yang ada hebat,” ucap Mbak Ita di sela acara.

Mbak Ita menjelaskan, Kampung Hebat adalah sebuah event di mana warga Semarang diajak untuk membangun dan berinovasi serta memberikan kontribusi kepada pembangunan Kota Semarang. “Kita harapkan keguyuban ini melalui program Kampung Hebat bisa memberikan atau membantu pembangunan Kota Semarang, salah satunya di Ngaliyan ini,” harapnya.

Launching  lomba Kampung Hebat kemarin juga banjir doorprize.  Di antaranya, sepeda gunung, kulkas, TV LED, magic jar, paket dari Sirup Kartika, paket dari Biro Haji dan Umrah Dewangga, dan masih banyak lagi. Hadiah juga datang dari Pemerintah Kecamatan Ngaliyan. Mbak Ita diminta mengundi hadiah sepeda gunung, dan langsung memberikan hadiah tersebut kepada pemenangnya bernama Hamam, 36, warga Perumahan Wates Permai, Ngaliyan. “Ngimpi apa Pak semalem? Selamat ya dapat sepeda,” kata Mbak Ita saat menyerahkan sepeda.

Hamam, mengaku senang karena bisa membawa pulang sepeda gunung dari acara ini. Guru sejarah MA Darul Ulum ini berencana menggunakan hadiah dari Launching Kampung Hebat ini untuk berolahraga. ”Kebetulan saya senang berolahraga. Tidak mimpi apa-apa. Ini mungkin rezeki orangtua,” ujar pria yang dengan gembira menurunkan sepeda dari atas panggung setelah menerimanya dari wawali.

Keberuntungan juga dirasakan Yanti, warga Gondoriyo. Ia meraih hadiah satu unit TV LED 32 inchi. Televisi tersebut akan menemani satu televisi yang telah dimiliki di rumah. ”Akan dipakai sendiri. Terimakasih, saya senang,” ujarnya dengan mata berbinar.

Sedangkan hadiah utama satu unit lemari es jatuh ke tangan Nanik, warga Perumahan Pasadena. Lemari es ini akan dimanfaatkan sendiri di rumah. Ibu rumah tangga ini mengaku gembira mendapatkan hadiah tersebut.  ”Semoga ke depan menjadi lebih baik kampung-kampung di Semarang. Dan satu lagi, semoga acara seperti ini sering-sering diadakan,” ujar perempuan yang mengetahui ada acara launching Kampung Hebat dari ketua RW tempatnya tinggal.

Tidak kalah seru doorprize dadakan juga diberikan oleh Wali Kota Hendi. Satu peserta dengan kriteria paling tua diminta naik ke atas panggung untuk menjawab pertanyaan dari wali kota. ”Siapa nama Direktur Jawa Pos Radar Semarang?” Seorang ibu yang sudah berusia 80 tahun langsung menjawab: Baehaqi. Wali kota pun langsung memberikan hadiah uang tunai Rp 500 ribu. Selama pengundian yang berakhir hingga pukul 11.00 itu, warga tetap antusias di depan panggung. Apalagi lokasi acara cukup teduh oleh rimbunnya pohon.

Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman menilai Kampung Hebat adalah program yang bagus dan perlu digeber untuk menjaga keguyuban, kekompakan, dan inovasi warga Semarang guna membangun lingkungan. “Saya lihat respon masyarakat sangat baik, selaku Ketua DPRD Kota Semarang saya sangat menyambut baik karena program ini sinergi dengan program pembangunan yang dilakukan pemerintah kota,” jelasnya.

Acara yang disupport bank BNI, Bank Jateng, Dewangga Lil Hajj Wal Umroh, Sidomuncul, CARfix, JNE, RS Columbia Asia, Global Elektronik, Alfamart, Telkom, Sirup Kartika dan Coca Cola ini juga diramaikan stand UMKM Kota Semarang dan sponsor. Para peserta merasa senang mendapat kesempatan untuk memperkenalkan produk olahan mereka dalam acara yang meriah. (ewb/sga/den/aro)