Diperkirakan Ada 60 Ribu Pelamar

Pendaftaran CPNS Provinsi Jateng

143

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pendaftaran tes CPNS di Provinsi Jawa Tengah akan dibuka selama 15 hari dimulai 11-26 November 2019. Sejumlah persiapan dilakukan pemprov sejak sekarang karena jumlah peserta tes diperkirakan mencapai 60 ribu orang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, persiapan dilakukan mulai dari personil, anggaran, dan tempat. Ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya.

”Kurang lebih seangkatan nanti 500 orang. Kalau sehari 5 kali berarti ada 2.500. Dikalikan sekian hari, kita perhitungkan 50 ribu-60 ribu peserta. Semua sudah disiapkan, termasuk untuk simulasi,” ujar Ganjar, Kamis (7/11).

Simulasi dilakukan terkait untuk mengoperasikan peralatan. Mengingat penyelengara hanya menyediakan perangkat, sementara server berada di pusat, Jakarta. Kemudian simulasi untuk mengerjakan yang dapat diikuti calon peserta.

”Setelah menyiapkan sarana komputer akan ada simulasi. Ada juga simulasi keramaian, kita coba atur semuanya. Dari simulasi itu akan diketahui apakah perlu tambahan tenda, berapa dan dimana,” jelasnya.

Terkait kuota, untuk seluruh Jawa Tengah akan ada sebanyak 14.999 lowongan. Sebanyak 13.590 formasi tersebar di 35 pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sementara khusus untuk pemerintah provinsi ada 1.409 lowongan. ”Kepada para guru silakan melamar. Tenaga kesehatan dan teknis lainnya. Karena 1.409 itu rinciannya 551 tenaga guru, 316 tenaga kesehatan, dan 542 tenaga teknis,” ujarnya.

”Penyandang disabilitas dibuka ruang. Monggo punya hak yang sama. Khusus untuk daksa malah bisa ikut yang umum. Cumlaude ada 30 formasi. Kita beri ruang kepada mereka,” ujarnya menambahkan.

Gubernur mengimbau agar masyarakat mendaftar mengikuti peraturan dan menghindari calo. Sebab, proses rekrutmen ini dilakukan dengan transparan. Ia juga menekankan untuk tidak percaya dengan pihak yang menjanjikan kelulusan. ”Nanti ada help desk yang dapat dimanfaatkan untuk melapor. Semuanya juga menggunakan TI,” tandasnya.

Terkait teknis pendaftaran, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah Wisnu Zaroh meminta masyarakat untuk mencermati ketentuan pendaftaran. Terutama terkait dokumen yang musti diunggah. ”Baca dengan cermat dan teliti setiap informasi karena hanya bisa mendaftar sekali. Kalau ada kesalahan tidak dapat diulangi,” katanya.

”Gunakan PC/laptop ketika melakukan pendaftaran. Sebaiknya tidak menggunakan smartphone. Dan yang perlu diperhatikan adalah memiliki email aktif,” imbuhnya memberitahukan. (sga/aro)