Hendi Ajak Jajarannya Teladani Wongsonegoro

100
ZIARAH: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menaburkan bunga di makam KRMT Wongsonegoro di Sukoharjo, Selasa (8/10). (ISTIMEWA)
ZIARAH: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menaburkan bunga di makam KRMT Wongsonegoro di Sukoharjo, Selasa (8/10). (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Keteladanan KRMT Wongsonegoro perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan pemerintahan Kota Semarang.  “Pemerintah Kota Semarang selalu menyempatkan untuk hadir di dalam acara ziarah ke makam KRMT Wongsonegoro. Dalam sejarah, beliau pernah menjadi Wakil Perdana Menteri Indonesia, pernah juga menjadi Gubernur Provinsi Jawa Tengah pada masa kemerdekaan dan beliau adalah pelaku pejuang Pertempuran Lima Hari,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat berziarah ke makam KRMT Wongsonegoro di Desa Kagokan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (8/10).

Hendi –sapaan akrab wali kota– juga bercerita, dirinya pernah mendapat tanggapan dari rekan-rekannya di Pemerintah Provinsi Jateng. Seharusnya pemprov-lah yang melakukan tradisi ziarah ke makam KRMT Wongsonegoro yang notabene merupakan gubernur pertama Jateng pasca kemerdekaan. “Saya bilang tidak ada yang keliru, karena masih sama-sama tokoh bangsa dan kami ziarah juga karena dalam rangka memperingati Pertempuran Lima Hari di Semarang pada tanggal 14 Oktober nanti,” ujar Hendi.

Hendi juga menuturkan ziarah yang rutin digelar setiap tahun ini memiliki banyak makna yang bisa diteladani warga Kota Semarang, khususnya jajaran pemkot. “Melalui ziarah kita akan memahami dan mengetahui bahwa setiap manusia itu akan meninggal, sehingga dalam berbagai kesempatan harus bisa memberi manfaat kepada orang lain,” ungkapnya.

Ia berharap khususnya kepada jajaran pemerintah yang saat ini menduduki posisi-posisi penting, agar tidak sewenang-wenang. Gunakan kesempatan agar posisi yang saat ini dijalani dapat memberikan manfaat bagi orang lain.