Banyak Klub Kehilangan Eksistensi

106
HIDUPKAN KLUB : Ketua KONI Jateng, Subroto menyambut kunjungan Yayasan Lindu Aji di Kantor Kesekretariatan KONI Jateng, Selasa (8/10) kemarin.(DEWI AKMALAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HIDUPKAN KLUB : Ketua KONI Jateng, Subroto menyambut kunjungan Yayasan Lindu Aji di Kantor Kesekretariatan KONI Jateng, Selasa (8/10) kemarin.(DEWI AKMALAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Kini banyak klub kehilangan eksistensinya, terutama untuk cabang olahraga tinju dan kickboxing. Karena itu, KONI Jateng mengajak klub olahraga profesional kembali menunjukkan eksistensinya.

Ketua KONI Jateng, Subroto mengaku prihatin melihat perkembangan klub profesional tersebut. Padahal selama ini klub merupakan garda depan dalam pembinaan dan pembibitan atlet baru. Menurunnya eksistensi klub di Jateng dapat berpengaruh pada prestasi Jateng dalam mengikuti setiap turnamen.

“Kami berupaya menggiatkan kembali peran serta anggota klub dengan mendorong terbentuknya sasana baru dan turnamen atau kejuaraan yang diselenggarakan oleh klub. Sehingga bibit atlet baru dapat bermunculan dan menjaga kualitas prestasi Jateng di berbagai kejuaraan bertaraf nasional,” ujarnya, Selasa (8/10) kemarin.

Dirinya menambahkan akan terus membuka pintu kepada pengurus klub yang hendak bekerjasama dengan KONI Jateng. Pihaknya menyadari pembinaan atlet bukan tanggung jawab perseorangan, namun bersama.

Menanggapi imbauan tersebut, Yayasan Lindu Aji merespon dengan berencana membuka sasana baru dan menggelar turnamen Lindu Aji Championship guna menyaring dan menemukan bibit baru olahraga di bidang beladiri seperti kickboxing, tinju dan tarung bebas.

Ketua Yayasan Lindu Aji, Freddy Gondo Wardojo menuturkan dalam kompetisi tersebut, pihaknya akan membuka 1500 kuota bagi para fighter untuk berpartisipasi dalam kelas 57 kilogram dan pertandingan persahabatan yang akan digelar 1 Desember mendatang. “Kmai berharap dapat melahirkan atlet baru dan memberikan kontribusi bagi regenerasi atlet, khususnya kick boxing, tinju dan tarung bebas untuk kemajuan prestasi Jawa Tengah,” katanya. (akm/ida)