Berlenggak-Lenggok di Kota Lama

60
MODEL CILIK --Ratusan siswa PAUD sampai SMP di Kota Semarang mengikuti peringatan Hari Batik Nasional yang berlangsung di kawasan Kota Lama, Sabtu (5/10).(NURWAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MODEL CILIK --Ratusan siswa PAUD sampai SMP di Kota Semarang mengikuti peringatan Hari Batik Nasional yang berlangsung di kawasan Kota Lama, Sabtu (5/10).(NURWAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG—Ratusan siswa PAUD hingga SMP berlenggak-lenggok di kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu (5/10). Model-model dadakan berbusana batik ini meramaikan kegiatan Batik on the Street.

Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang Widoyono mengatakan, Batik on the Street ini diikuti oleh siswa-siswi Kota Semarang. Artinya pakaian batik kini tidak hanya digemari dan dipakai oleh orangtua saja tetapi sudah dikenakan anak-anak maupun remaja. “Jadi batik sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia saat ini keberadaanya sudah diterima oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak sampai orang tua. Bahkan juga dikombinasikan dengan jeans atau apapun juga terlihat indah,” katanya.

Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional ini juga sebagai penunjang pariwisata di kawasan Kota Lama. “Kalau dulu keramaian itu hanya di tempat-tempat tertentu misalnya seperti di Simpanglima atau Tugumuda tetapi sekarang keramaian bertambah satu yakni kawasan Kota Lama,” imbuhnuya.

Salah seorang pengunjung, Marlina, 34, mengaku saat ini kondisi Kota Lama semakin hari semakin cantik. “Kalau dulu jalan-jalan sendirian di Kota Lama itu menakutkan tetapi sekarang banyak warga yang sampai larut malam menikmati indahnya kota lama,” katanya. (hid/ton)