Peserta Tour de Borobudur Membludak

116
BERGENGSI: Ribuan cyclist turun di ajang Tour de Borobudur. Tahun ini peserta ajang tahunan tersebut juga membludak.(ISTIMEWA)
BERGENGSI: Ribuan cyclist turun di ajang Tour de Borobudur. Tahun ini peserta ajang tahunan tersebut juga membludak.(ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Ajang tahunan Tour de Borobudur akan kembali digelar tahun 2019 ini. Ajang ke-19 itu bakal digelar 2-3 November 2019 mendatang. Hingga saat ini tercatat sudah ada 1.600 cyclist memastikan diri terlibat dalam event sepeda terbesar di Jawa Tengah itu.

Tingginya atmosfer peserta itu memaksa pantia menutup pendaftaran yang dibuka sejak bulan April lalu karena kuota yang telah tercukupi. Untuk itu, sebagai bentuk turut merayakan hari kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, pendaftaran Tour de Borobudur akan kembali dibuka tepat pada tanggal 17 Agustus 2019 besok. Pendaftaran khusus tersebut bakal dibuka hanya satu hari penuh untuk kategori 100 km dan 250 km.

“Ini salah satu bentuk perayaan kemerdekaan dari kami para pecinta sepeda. Selain itu sejauh ini minat pendaftaran Tour de Borobudur masih tinggi,” ungkap Hendra Dharmanto, koordinator Tour de Borobudur, Kamis (15/8).

Hendra mengungkapkan, pendaftaran tersebut dikhususkan pada kategori 100 km dan 250 km tanpa fasilitas menginap dan penjemputan. Menurutnya kegiatan kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya baik dari rute serta rangkaian kegiatan.

Untuk rute sendiri, Tour de Borobudur  2019 250 km mengambil rute Semarang-Demak-Gubug-Kedungjati-Bringin-Salatiga-Boyolali-Colomadu-Klaten-Prambanan-Cangkringan-Borobudur.

“Ini Jalur baru ditempuh dua hari, tentu membelah keindahan alam Jawa Tengah. Ada pesepeda dari mancanegara juga ikut. Yang pasti tidak akan mengecewakan,” imbuh Hendra.

Hendra menargetkan peserta tambahan nantinya dapat memenuhi kuota hingga 2.000 peserta. Pendaftaran hanya dibuka 24 jam mulai pukul 00.01. Selain itu dalam ajang kali ini juga bakal digelar uji coba International Race yang melibatkan pembalap sepeda mancanegara. Uji coba nanto digelar guna mempersiapkan balap sepeda internasional di Jawa Tengah sesuai standar United Cycling International. (bas/zal)