Percetakan Aneka Ilmu Gagal Pailit

1167

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perusahaan percetakan buku legendaris Semarang, CV Aneka Ilmu, berhasil diselamatkan. Percetakan milik H Suwanto ini sempat terancam pailit setelah diajukan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sementara oleh rekan bisnisnya, PT Alfa Polimer Indonesia (PT API). Saat ini, perkaranya mulai memasuki agenda pembahasan proposal perdamaian atau homologasi dalam sidang di Pengadilan Niaga (PN) Semarang.

Ketua tim kuasa hukum PT Alfa Polimer Indonesia, Dr Ibnu Aryo Nugroho, mengaku, kalau pihaknya sudah mengisyaratkan bahwa hasil PKPU sementara yang berjalan hampir 45 hari, berakhir dengan perdamaian. Sehingga ancaman pailit bisa terhindarkan.

Ia mengatakan, sesuai hasil voting, rencana perdamaian dan PKPU tetap berjalan lancar. Hampir seluruh kreditur memutuskan proposal rencana perdamaian yang diajukan Aneka Ilmu mencapai 99 persen suara sah.

Menurutnya, hasil PKPU sejak awal merupakan hasil yang diharapkan pihaknya. Ia berharap putusan majelis hakim pada 9 Mei mendatang berakhir dengan damai, dan CV Aneka Ilmu benar-benar melaksanakan isi perdamaian, yang kemungkinan besar akan disahkan homologasi oleh majelis hakim pada putusan akhir.

“Kami sedikit menyayangkan, karena beberapa kreditur tidak bersikap koperatif untuk mendaftarkan tagihannya kepada tim pengurus. Misalnya, ada satu bank plat merah yang memiliki tagihan, namun bersikeras tidak mau mendaftarkan tagihannya,”kata Ibnu didampingi empat anggotanya, I Komang Try Yogaswara Kertapati, Firman Liando, Bayu Aditya, dan Dzikurrahman, usai sidang, Kamis (3/5).

Namun demikian, advokat dari kantor hukum Tres Nugroho & Patners ini menghargai hal tersebut. Karena merupakan hak masing-masing kreditur dengan segala konsekuensi hukumnya. Pihaknya berharap setelah perdamaian terjadi, masing-masing kreditur telah memperoleh haknya masing-masing.