Jelang Pilgub, Kursi Ketua PKS Diganti

736

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sekretaris Wilayah Daerah Jateng, Jatim, dan DIJ Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Fikri Faqih diutus menggantikan Kamal Fauzi untuk menduduki kursi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jateng. Pergantian jabatan itu tertuang dalam SK DPP PKS Nomor 11/SKEP/DPP-PKS/1439 yang dikeluarkan menjelang keputusan penting jelang Pilgub Jateng, yakni 20 Desember 2017.

Keputusan itu jelas mengarah pada strategi pemenangan Sudirman Said. Ada kemungkinan PKS Jateng di bawah kepemimpinan Kamal, tidak bisa dikendalikan. Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga DPW PKS Jateng, Amir Darmanto mengakui, pergantian ketua ini memang terjadi karena ada masalah. “Memang ada masalah. Karena itu harus ditukar. Sekarang Pak Kamal di DPP, menggantikan Pak Fikri. Sebelumnya, Pak Kamal sudah dipanggil beberapa kali ke DPP,” ucapnya, Kamis (11/1).

Meski begitu, dia menampik jika masalah itu berkaitan dengan strategi pemenangan Sudirman Said pada Pilgub Jateng. “Ini soal partai. Tidak ada kaitannya dengan keputusan politik. Kami di DPW, juga harus taat dengan keputusan di tingkat DPP,” imbuhnya.

Dibeberkan, pergantian struktur partai ini tidak hanya terjadi di Jateng. Di hari yang sama, DPW PKS Jabar juga dilakukan ‘pergantian pemain’. Hanya saja, Amir tidak tahu persis, bagian apa yang digantikan oleh anggota DPP. “Kalau di Jateng, hanya Pak Kamal saja,” tegasnya.

Sementara itu, Kamal mengaku tidak ada masalah dengan DPP. Meski begitu, sebelum resmi dicopot dari DPW, dia menerangkan semacam timeline mengenai sikapnya di Pilgub kepada DPP. Termasuk permintaan penanganan Pilgub Jateng.

“Saya minta, saya tetap menangani Pilgub. Tentu dibantu Pak Fikri yang sekarang jadi ketua DPW. Rencananya, pekan depan akan ada rakerwil. Serah terima jabatannya resmi tanggal 21 Januari 2018,” tegasnya.

Fikri menambahkan, Kamal tidak dipecat dari PKS. Hanya mengalami pergantian jabatan saja. “Tidak ada pemecatan. Memang ketuanya diganti, tapi tidak ada masalah ya.Ini gak ada masalah promosi atau degradasi, hanya perputaran biasa,” tuturnya.

Dijelaskan, Kamal justru dianggap naik jabatan. Fikri pun pernah menjadi Ketua DPW PKS Jateng saat masih aktif menjadi Wakil Ketua DPRD Jateng. Karena tugasnya sebagai Wakil Komisi X DPR Ri, dia digantikan Kamal karena lebih sering di Jakarta.”Tidak benar kalau dipecat. Dia (Kamal) mendampingi kami. Mendampingi pendaftaran Bupati di Kudus. Ini sekadar teknis pembagian tugas saja,” tandasnya. (amh/bas)