Siap Gelar Motocross Grand Prix

574
PERINGATI HAORNAS: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengikuti senam bersama warga di lapangan Sembung Harjo, Genuk, Jumat (29/9) pagi (Ist).
PERINGATI HAORNAS: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengikuti senam bersama warga di lapangan Sembung Harjo, Genuk, Jumat (29/9) pagi (Ist).

SEMARANG-  Kota Semarang bakal makin mendunia. Seiring dengan rencana digelarnya balap motocross berskala internasional MX Grand Prix di Kota Atlas pada 2018 mendatang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan,

kegiatan tersebut merupakan bagian penting bagi pembangunan Kota Semarang di sektor pariwisata karena akan disiarkan di 125 negara. Bahkan pemkot telah menganggarkan Rp 18 miliar untuk penyelenggaraan motocross tersebut.

“Dengan kegiatan tersebut, perekonomian di Kota Semarang dapat meningkat pesat, karena akan menarik banyak wisatawan datang ke Kota Semarang,” terang Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi disela kegiatan senam bersama dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 34 di Lapangan Sembung Harjo, Kecamatan Genuk, Jumat (29/9) pagi.

Senam pagi kemarin diikuti ratusan warga Semarang mulai orang tua hingga anak-anak. Selain senam massal juga diselenggarakan lomba enggrang, hingga pertunjukkan marching band.

Dalam kesempatan tersebut, wali kota menegaskan jika kegiatan olahraga merupakan sebuah hal yang penting untuk diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pembangunan Kota Semarang. Hal tersebutlah yang dipahami bersama pada tahun 1962 saat Presiden Soekarno berupaya menggelar Asian Games di Indonesia. “Memberantas kelaparan memang penting, akan tetapi penting pula meningkatkan kepercayaan diri,” tuturnya menirukan perkataan presiden Soekarno saat itu.

“Urusan pembangunan bukanlah hanya tentang membangun, tetapi juga merangsang pembangunan untuk dapat tumbuh secara mandiri,” tambahnya.

Selain itu, bersamaan dengan peringatan Haornas 2017 tersebut, Hendi, sapaan akrab wali kota, juga meluncurkan tagline “Bangga Olahraga” yang merupakan singkatan dari Sambang Warga Sambil Olahraga, yaitu gerakan membudayakan olahraga di kalangan masyarakat, agar masyarakat semakin hebat berolahraga, aktif bergerak, sportif, guyup dan sengkuyung menjalin persaudaraan. (zal)