Beranda Semarang Raya Semarang Akmil Perlu Kembangkan Manajemen Mutu Terpadu

Akmil Perlu Kembangkan Manajemen Mutu Terpadu

0
Akmil Perlu Kembangkan Manajemen Mutu Terpadu
PROMOSI DOKTOR: Kapenhumas Akmil, Letkol Inf Drs Asep Kusman, MSi (ketiga dari kanan) usai menjalani sidang terbuka promosi doktor bidang Manajemen Kependidikan di Gedung Pascasarjana, UNNES kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Akademi Militer (Akmil) sebagai salah satu instansi kependidikan di bidang militer, saat ini dituntut untuk berkembang agar tidak tergilas oleh kemajuan zaman. Hal ini coba diangkat oleh Kapenhumas Akmil, Letkol Inf Asep Kusman, melalui penelitian sebagai syarat promosi doktor di Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Asep menerangkan, ia tertarik melakukan penelitian di tubuh Akmil lantaran instansi pendidikan tersebut menerapkan dua kompetensi sekaligus untuk siswanya, yakni kompetensi militer dan kompetensi akademis. ”Kalau dari sisi kompetensi militer tentu tidak ada masalah, namun kalau dari sisi akademis harus ada pengembangan yang lebih baik lagi, contoh simpelnya adalah masalah akreditasi,” katanya usai sidang promosi doktor di Gedung Pascasarjana UNNES, kemarin.

Menurutnya dari segi kompetensi akademis, perlu ada berbagai macam perbaikan dan pengembangan guna menjamin mutu lulusan Akmil, salah satunya dengan menggeber mutu penelitian, pengabdian masyarakat dan pengembangan manajemen mutu terpadu. ”Tahun lalu coba dikembangkan, saat ini terus dipertahankan di bidang manajemen mutu terpadu,” bebernya.

Menurut penelitian yang ia lakukan, kompetensi di sisi akademis di tubuh Akmil sendiri bisa berjalan dengan baik jika empat variabel yakni  kualitas layanan, layanan organisasi, kepemimpinan yang baik, manajemen terpadu, sama-sama berjalan dengan baik dan benar. ”Saat ini Akmil mulai mengembangkan tentang lembaga penjaminan mutu, program studi hingga pengabdian masyarakat. Namun belum begitu maksimal, jadi rencananya akan terus dimaksimalkan,” tandasnya.

Dengan penelitian dan gelar doktor, Asep berharap hasil penelitian yang ia lakukan minimal bisa menjadi acuan dan diaplikasikan oleh Akmil. Salah satunya dengan menggeber akreditasi, serta manajemen mutu terpadu itu sendiri. ”Tapi sebelumnya juga harus diperhatikan terkait sumber daya manusia atau pengajar, sarana dan prasana, anggaran pengembangan pendidikan hingga program studi minimal harus ditingkatkan,” tutupnya. (den/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.