Investor Terkendala Revisi Perda RTRW

245
Ahmad Ridwan. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Ahmad Ridwan. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Ahmad Ridwan. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Revisi peraturan daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) menjadi kendala masuknya sejumlah investasi di Jateng. Para pemodal bingung menentukan lokasi industri karena belum ada aturan RTRW yang baru.

Anggota Komisi C DPRD Jateng Ahmad Ridwan mengatakan hal tersebut diketahui dari kunjungan kerja ke Pemkot Surakarta dan Pemkab Sukoharjo beberapa waktu lalu. ”Jateng masih dianggap menarik bagi para investor. Hanya saja mereka bingung menentukan lokasi karena harus menunggu revisi Perda RTRW yang baru,” ujarnya.

Menurut politisi PDIP ini, Perda RTRW di Kabupaten/Kota saat ini menunggu revisi Perda di tingkat provinsi. Padahal sejumlah investasi baik dari pemodal dalam negeri maupun luar negeri siap masuk ke Surakarta dan Sukoharjo. Mereka di antaranya akan berinvestasi di bidang manufaktur maupun membangun pergudangan.

Para investor lanjutnya, tertarik menanamkan modal di Jateng lantaran beberapa hal. Di antaranya upah buruh yang kompetitif dan akan dibangunnya jalur tol Trans Jawa. ”Dengan proyek tol Trans Jawa, investor sudah siap masuk Jateng. Hanya saja mereka masih wait and see menunggu aturan yang jelas. Kami meminta pemprov terus membenahi infrastruktur karena masih banyak jalan yang rusak,” paparnya.

Dikatakannya, hal tersebut harus segera disiapkan dengan membuat regulasi guna menangkap modal yang masuk. Di antaranya dengan membuat Perda Investasi yang digagas Komisi C. (ric/ce1)