ASN Harus Siap Dikritik

93
PENGARAHAN: Sekretaris Daerah Kota Salatiga Fakruroji saat memberikan pengarahan kepada 203 ASN kemarin. (Istimewa)
PENGARAHAN: Sekretaris Daerah Kota Salatiga Fakruroji saat memberikan pengarahan kepada 203 ASN kemarin. (Istimewa)

RADARSEMARNG.ID, SALATIGA – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Salatiga dilarang terbawa perasaan saat menerima kritik. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena memang ASN bekerja untuk melayani masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Salatiga Fakruroji saat memberikan pengarahan kepada 203 ASN dalam kegiatan Sosialisasi Penilaian Prestasi Kerja Pegawai dengan E-Kinerja bagi Jabatan Analis di Ruang Kaloka, Gedung Setda pada Selasa (19/11).

“Sebagai aparatur sipil, ASN memang menjadi sorotan masyarakat, ibaratnya seperti ikan di aquarium yang bisa dilihat dan dinilai langsung oleh publik. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena memang kita bekerja untuk melayani masyarakat. Sehingga jika ada ASN yang melanggar ketentuan, konsekuensinya adalah diprotes atau dikritik oleh masyarakat,” kata Sekda.

Sekda mengatakan bahwa kritik, saran dan masukan harus disikapi dengan bijak. Salah satunya yakni dengan meningkatkan kinerja secara profesional. Sebaliknya, ASN harus meningkatkan kinerja secara professional. Sehingga masyarakat juga dapat menilai dan merasakan hasil nyata dari pekerjaan yang dilakukan.

Fakruroji menguraikan bahwa untuk meningkatkan kinerja ASN, Pemerintah Kota Salatiga telah bekerjasama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam mengembangkan aplikasi E-Kinerja yang merupakan sebuah sistem yang terpadu yang digunakan untuk mengukur, menilai, mengawasi serta mengelola kinerja para ASN. Diharapkan, ke depan seluruh ASN Pemerintah Kota Salatiga dapat menggunakan aplikasi ini sehingga kinerjanya dapat terukur dengan jelas.

Beberapa manfaat yang diharapkan dengan adanya aplikasi e-kinerja ini, diantaranya yakni pelayanan terhadap publik atau masyarakat akan semakin baik sebagai dampak dari semakin meningkatnya kualitas kerja para ASN, pengawasan terhadap kinerja dan aktivitas para ASN akan semakin mudah dan terstruktur.

“Selain itu diharapkan lebih mudah dalam melakukan penilaian kerja dan prestasi terhadap ASN yang nantinya akan digunakan untuk memberikan reward dan punishment kepada yang bersangkutan. Diharapakan dapat memacu para ASN untuk bisa bekerja dengan lebih baik dan lebih professional,” urai Sekda.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKDiklatda) Muthoin selaku ketua Panitia Kegiatan. Ia menyebutkan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi jabatan analis dalam penerapan E-Kinerja.

Narasumber yang dihadirkan antara lain Joko Suyono dengan materi Penilaian Prestasi Kerja Pegawai dengan E-Kinerja Bagi Jabatan Analis dan Lilik Wahyudi dengan materi Tugas dan Fungsi Jabatan Analis. Kedua narasumber tersebut berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS Surakarta. (sas/bas)