Sebulan Jual 1.000 Pil Koplo

153

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Jajaran Resmob Polres Salatiga meringkus AP, 37, tersangka pencurian sepeda motor pada Rabu (16/10) malam. Warga Jalan Taman Durian III, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Semarang ditangkap di kamar kosnya yang berada di kampung Banjaran RT 01 RW 12, Kelurahan Mangunsari, Salatiga. Saat digeledah, polisi juga menemukan 5.500 butir pil koplo (Yarindu).

Penangkapan tersangka bermula dari laporan Endah Pratiwi, 24, warga Dusun Tlogotangi RT 02 RW 04, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Sepeda motornya yang diparkir di tempat kerjanya di Cafe Rejo II, Sarirejo, Sidorejo hilang. Dari hasil penyelidikan, pelaku pencurian adalah AP, yang juga residivis beberapa kasus pencurian. Setelah dilakukan pelacakan petugas menemukan tempat tinggal Agus di Banjaran dan meringkusnya.

Saat penggeledahan itulah, petugas menemukan 500 plastik klip yang berisi masing-masing 10 butir dan juga 500 butir pil sama yang disimpan di tempat berbeda. Petugas juga mengamankan tiga buah motor hasil gadai yang disimpan tersangka di kosnya. Ia menggadai motor dengan uang hasil jualan pil koplo.

Sedangkan motor Honda Beat hasil curian sudah dijual ke seseorang di Ambarawa seharga Rp 5,5 juta. AP mengatakan jika ia mencuri sepeda motor dengan mengambil kunci motor yang disimpan di dalam tas. Motor hasil curian beberapa hari kemudian dijual via online.

AP mengaku sudah lima bulan berjualan pil koplo dengan konsumen dari pelajar hingga orang dewasa. Satu paket hemat isi 10 butir dijual seharga Rp 35 ribu. Ia mengaku membeli pil koplo tersebut di Semarang melalui internet. Satu botol isi 1000 butir dibeli seharga Rp 900 ribu. Agus mengaku rata-rata dalam sebulan laku 1.000 butir pil koplo.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, kasus tersangka AP yang merupakan residivis akan dipisah. Kasus pencurian akan ditangani Reskrim dan untuk pengedar pil Yarindu ditangani Resnarkoba. Untuk kasus pencurian tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP dan untuk kasus pengedar pil Yarindu dijerat undang-undang psikotropika. (sas)