IAIN Salatiga Ajukan Jadi UIN

134
PROSESI WISUDA : Rektor IAIN Salatiga Prof Zakiyudin saat memindah tali kuncir toga mahasiswa yang diwisuda. (IST)
PROSESI WISUDA : Rektor IAIN Salatiga Prof Zakiyudin saat memindah tali kuncir toga mahasiswa yang diwisuda. (IST)

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA–Wisuda merupakan satu noktah di antara banyak noktah yang akan dilalui sepanjang  garis kehidupan. “Satu noktah selalu mengandung makna bagi kehidupan seseorang yang mengalaminya karena ia menyusun kisah dan sejarah hidup yang unik,” terang Rektor IAIN Salatiga Prof Zakiyudin dalam sambutan saat melepas 933 wisudawan akhir pekan kemarin.

Menurutnya, IAIN Salatiga terus berbenah diri. IAIN berusaha mengembangkan lembaga agar dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga menghasilkan output dan outcome yang dapat dipercaya dan dibutuhkan masyarakat, umat dan bangsa ini. “Pada tahun ini kami sedang mengajukan proses penambahan Studi Doktoral (S3) di bidang Studi Islam, dengan harapan pada tahun mendatang kita dapat menyempurnakan pengelolaan lembaga ini sejak level S1, S2 hingga S3,” papar dia.

Ia kembali menjelaskan jika tahun ini, pihaknya berencana mengajukan proses alih status dari IAIN menjadi UIN. Keyakinan ini semakin mantap dengan sejumlah prestasi yang disabet antara lain penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Terbaik bidang Penelitian dan Publikasi Ilmiah dalam Pengelolaan Jurnal Internasional. Kemudian, sebagai satu-satunya PTKIN yang memperoleh predikat Zona Integritas dan akan dipersiapkan menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas dan Bersih Melayani.(WBBM).

Prosesi wisuda kemarin diakhiri dengan kebahagiaan para wisudawan. Mereka bernyanyi bersama beberapa lagu yang sedang ngetren. Bahkan paduan suara mahasiswa juga menghibur dengan lagu kontroversial dengan judul Kasih untuk Orang Tua yang dipopulerkan Mawang. (sas/ton)