Petugas Lapas Dites Narkoba

122

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Dalam rangka Hari Dharma Karya Dika ke-74, Lapas Kelas II Kota Salatiga mengundang Sat Resnarkoba Polres Salatiga guna melaksanakan pemeriksaan urine terhadap seluruh petugas lapas pada Jumat (11/10).

Dari total petugas lapas yang diperiksa sejumlah 54 personel dimulai dari ketua lapas sampai dengan seluruh anggotanya yang terdiri dari 31 pria dan 12 wanita. Hasil dari pemeriksaan tersebut, tidak ada satupun petugas yang terindisikasi menggunakan atau menyalah gunakan narkoba.

Kasatnarkoba Polres Salatiga AKP Anak Agung Gede Oka menjelaskan bahwa peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. “Untuk itu dimulai dari diri sendiri keluarga dan lingkungan keluarga untuk bisa menghindari penyalahgunaan narkoba, apalagi yang paling banyak terjerat narkoba adalah kalangan produktif atau generasi muda,” terang Kasat Resnarkoba.

Lebih jaug, AA Gede Oka menuturkan, sebagai petugas pembina warga binaan diharapkan tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Himbauan ini didasarkan pada masih ditemukannya kasus narkoba yang melibatkan warga binaan yang berada di dalam lapas. “Hal ini menunjukkan masih adanya kelemahan sistem yang ada di lapas. Untuk itu, mari kita bersama mulai detik ini dengan niat hati yang paling dalam untuk menghindari narkoba,” tegas Gede Oka.

Sementara itu, ketua lapas Hero Sulistiyono pada apel pagi sebelum pemeriksaan menyampaikan bahwa guna menciptakan lingkungan lapas yang bersih dan bebas dari narkoba. Selain itu juga guna menghindari adanya pengendalian maupun penyalahgunaaan narkoba di lingkungan lapas.

Dalam kesempatan selanjutnya Paurkes Polres Salatiga Iptu Mulyadi menjelaskan bahwa pelaksaan tes urine dengan menggunakan alat testkip. Alat tersebut untuk mendeteksi adanya kandungan narkoba dari berbagai jenis antara lain ganja, sabu, ekstasi, morfin dan obat terlarang lainnya. (sas/bas)