Maba UKSW Sapa Warga Salatiga dengan Kostum Superhero

100
KARNAVAL OMB: Salah seorang mahasiswa baru mengenakan kostum megah saat karnaval maba UKSW Sabtu (14/9). (ISTIMEWA)
KARNAVAL OMB: Salah seorang mahasiswa baru mengenakan kostum megah saat karnaval maba UKSW Sabtu (14/9). (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Hentakan musik penuh irama, tarian bendera merah putih yang enerjik hingga rupa-rupa kostum superhero nan gagah menyemarakkan gelaran karnaval dalam rangka Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Sabtu (14/9) siang. Lebih dari seribu mahasiswa baru (maba) mempersembahkan penampilan terbaik untuk menghibur warga Salatiga yang telah menanti di sepanjang rute karnaval.

Lewat sejumlah lagu andalan seperti Mars UKSW, soundtrack film Laskar Pelangi, Heal the World, hingga lagu daerah Papua ‘Sajojo’; tim CS MarchingBlek yang berada di barisan terdepan tampil menawan. Dibalut kostum serba hitam dan dipimpin sejumlah mayoret serta gitapati, tim CS MarchingBlek dengan personil berjumlah 500 maba membawa sejumlah alat musik berbahan tong, drum, dan bambu.

Karnaval yang mengusung tema sama seperti gelaran OMB, yakni “Lead to Serve, Inspire, and Change the World” juga diramaikan dengan barisan tim bendera merah putih. Berbagai gerakan tarian variasi oleh 300 maba ditampilkan dengan apik mengikuti irama lagu-lagu tim drumblek. Sementara itu, barisan kostum juga tak pernah absen meramaikan karnaval OMB UKSW. Dalam waktu yang relatif singkat, 320 maba mempersiapkan 16 kostum yang tahun ini mengusung tema kepemimpinan. Rangkaian barisan karnaval UKSW ditutup oleh tim Sapu Jagad.

Koordinator tim kostum Septa Fajar Kurniawan mengatakan, tema tersebut diturunkan menjadi kostum bernuansa superhero Indonesia. Maba menampilkan kostum superhero Indonesia seperti Gatotkaca, Gundala Putra Petir, Wiro Sableng, Angling Darma, Kalong (Calong), Caroq, Brahma Kumbara, Aquanus, Pangeran Mlaar, Godam Manusia Besi, Damar Wulan, Merpati, Arya Kamandanu, Sembrani, Saras 008 dan Zantoro. “Kami manfaatkan barang-barang bekas pakai. Uniknya, beberapa kostum juga bisa digerakkan pada bagian sayap,” jelasnya.