Toleransi jangan Sekedar Slogan

94
PESPARAWI: Wali Kota Yuliyanto membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kota Salatiga Tahun 2019 di Balairung UKSW Salatiga, Selasa (10/9).(ISTIMEWA)
PESPARAWI: Wali Kota Yuliyanto membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kota Salatiga Tahun 2019 di Balairung UKSW Salatiga, Selasa (10/9).(ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Paduan suara merupakan simbol kerjasama yang baik dalam menciptakan sebuah keindahan, seperti halnya Kota Salatiga yang terdiri dari berbagai etnis namun bisa berkolaborasi dan menjaga semangat kebersamaan dan toleransi di Kota Salatiga.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Yuliyanto saat memberikan sambutan dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kota Salatiga Tahun 2019 yang dilaksanakan di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Selasa (10/9).

“Ada MTQ, ada Pesparawi, saya tunggu dari umat beragama lainnya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan lomba-lomba seperti ini. Ini akan menambah warna keberagaman di Kota Salatiga,” ajak Yuliyanto.
Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia kegiatan yang telah berkolaborasi dengan semua pihak sehingga kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. Wali Kota juga membuka pintu bagi kegiatan-kegiatan sejenis untuk umat agama lain.

Lebih lanjut, Yuliyanto berpesan agar toleransi tidak sekedar slogan saja tapi benar-benar dipraktikkan baik internal dan antar umat beragama agama tapi juga dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Salatiga.

“Ini tentu saja tak lepas dari peran para tokoh agama, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat di Kota Salatiga. Mari kita terus jaga kota kita, supaya toleransi ini tidak hanya slogan semata, tapi benar-benar dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat,” imbuh dia.

Ketua Panitia yang juga kepala bagian kesejahteraan rakyat Sekretariat Daerah (Kabag Kesra Setda) Kota Salatiga, BPH Pramusinta menjelaskan jika kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan fasilitasi dan mengambangkan potensi umat kristiani serta dan membangun kebersamaan antar gereja. “Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah terpilihnya juara yang merupakan bibit terpilih sebagai kontingen Kota Salatiga dalam menghadapi Pesparawi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 yang akan diselenggarakan di Kota Semarang,” jelas BPH Pramusinta.