FIFGROUP Mengajar di SMKN 1 Salatiga

155
BERBAGI ILMU: FIFGROUP mengajar yang digelar di SMKN 1 Salatiga, kemarin.(DHINAR SASONGKO/RADARSEMARANG.ID)
BERBAGI ILMU: FIFGROUP mengajar yang digelar di SMKN 1 Salatiga, kemarin.(DHINAR SASONGKO/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga jurusan akuntansi mendapatkan pelajaran spesial dengan tema industri mengajar. Sesi itu diisi oleh Federal Internasional Finance (FIFGROUP) Cabang Salatiga yang merupakan salah satu bentuk corporate social responsibility (CSR).

Kepala Cabang FIFGROUP Salatiga David Budi Santoso menuturkan, kegiatan ini sudah beberapa kali digelar. Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan kerja sama FIFGROUP dengan SMK sebagai lembaga yang menghasilkan SDM siap kerja setelah lulus.

“Dunia kerja dengan dunia pendidikan memang berbeda. Setelah mendapatkan teori, itu hanya sepersekian dibandingkan praktiknya. Maka kami sangat senang jika ada sekolah yang memiliki kualitas alumni yang sudah matang dan siap kerja,” terang David kepada Jawa Pos Radar Semarang.

FIFGROUP mengajar dibagi menjadi dua kelas. Semua mendapatkan pelajaran mengenai akuntansi perusahaan. Masing – masing kelas diisi oleh pengajar yang sudah disiapkan oleh FIFGROUP. Mayoritas siswa sangat bersemangat dengan pelajaran yang diberikan oleh pengajar. Suasana terlihat ceria dan santai.

Kepala SMK Negeri 1 Salatiga Haris Wahyudi mengaku sangat senang dengan hadirnya FIFGROUP di sekolah yang dipimpinnya. Ia mengaku pelajaran yang diberikan langsung oleh pelaku industri tentunya lebih bermanfaat. Sehingga para siswa bisa mengetahui seperti apa yang diperlukan untuk bisa diterima bekerja di sebuah perusahaan.

“Manfaatkan pertemuan ini dengan sebaik – baiknya. Satu hari belajar teori dengan hapalan bagus, namun jika praktiknya tidak bisa, itu sama saja percuma. Selain itu, era saat ini perusahaan tidak hanya butuh kepintaran melainkan juga butuh karakter yang baik,” kata Haris.
Dikatakan, saat ini SMK Negeri 1 Salatiga memiliki 1.475 siswa. Dari jumlah tersebut, sebagian besar memang begitu lulus sudah terikat kontrak dengan perusahaan. “Jurusan yang favorit di sini antara lain periwisata, kecantikan, tata boga, dan pemasaran,” ujarnya.(sas/aro)