Beranda Semarang Raya Salatiga Berisik Saat Pelantikan, Pejabat OPD Disemprot

Berisik Saat Pelantikan, Pejabat OPD Disemprot

0
Berisik Saat Pelantikan, Pejabat OPD Disemprot
PEJABAT BARU: Wali Kota Yuliyanto saat melantik sejumlah pejabat  di aula BKDiklatda kemarin.(DINAR SASONGKO/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Wali Kota Yuliyanto marah dan menegur para pejabat karena berbicara sendiri saat dirinya menyampaikan sambutan usai pelantikan 52 pejabat di aula BKDiklatda, kemarin siang. “Sambutan ini diteruskan saya ngomongnya. Atau silahkan ngomong dulu, setelah selesai baru saya lanjutkan,” tandas Yuliyanto sambil menatap tajam kepada para pejabat.

Tidak membutuhkan waktu lama. Suasana aula langsung senyap. Semua pejabat kembali serius mendengarkan sambutan wali kota hingga usai. “Berisik sekali. Sekali – kali ya ditegur,” ujar Yuliyanto saat ditanya wartawan usai acara mengenai kejadian yang terjadi tersebut.

Dalam kegiatan pelantikan itu, terdapat 52 orang yang menduduki jabatan baru. Satu pejabat eselon II adalah Mustain yang digeser dari kepala Dinas Pertanian menjadi Asisten Setda bidang Ekonomi dan Pembangunan. Sementara itu, pergeseran lainnya yang mengejutkan adalah kepala puskesmas Sidorejo Lor Kusdini Dewiyanti digantikan kepala puskesmas Tegalrejo dr Nur Wahyuni.

Selain itu ada pengisian dua lurah yakni Siswanto menjabat Lurah kauman Kidul serta Slamet Subagyo mengisi Lurah Salatiga. Posisi strategis lainnya yang diisi antara lain sekretaris dinas kesehatan kota dan sekretaris dinas koperasi. “Ini merupakan penyegaran dan hal biasa dilingkungan Pemkot. Dengan mutasi ini harapannya pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik dan meningkat,” jelas Yuliyanto.

Kendati demikian, saat ini masih ada lima posisi kosong di eselon II. Dijelaskan dia, pengisiannya akan dilakukan setelah proses seleksi selesai. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan sehingga hasilnya diharapkan akan muncul sosok yang benar – benar kapabel dalam memimpin OPDnya.

“Memang ada yang kosong. Selain itu, ada juga enam dinas yang akan digabung menjadi tiga dinas. Itu akan dilakukan tahun depan,” jelas walikota. Dinas yang digabung adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bergabung dengan Dinas Pemuda dan Olahraga. Kemudian Dinas Pengendalian Kependudukan akan digabung dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak; Kemudian yang terakhir adalah Dinas Pertanian di merger dengan Dinas Pangan.

Dirinya meyakini bahwa proses seleksi akan selesai bertepatan dengan waktu pengisian jabatan eselon II yang kosong. (sas/bas)