Spesialis Jambret Ditangkap

347
GELAR PERKARA : Pelaku penjambretan, Wahyu Hidayat dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA : Pelaku penjambretan, Wahyu Hidayat dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA : Pelaku penjambretan, Wahyu Hidayat dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA-Polres Salatiga menangkap tersangka spesialis jambret yang sering beraksi di wilayah Salatiga. Adalah Wahyu Hidayat, 31, warga Bancaan Timur, Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo yang telah melakukan enam aksi sama di wilayah Salatiga sebelum akhirnya ditangkap di daerah Dukuh Sidomukti, Jumat (16/1) lalu.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 1.350.000, satu unit helm dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan tersangka dalam melakukan aksinya.

Tertangkapnya tersangka berawal dari laporan seorang warga bernama Iswanto yang melaporkan kejadian penjambretan yang dialaminya di kawasan Selasar Kartini pada Selasa (6/1) lalu. Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas Satreskrim Polres Salatiga melakukan pelacakan dan akhirnya menemukan tersangka.

“Dari hasil laporan masyarakat, kami melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. Setelah diketahui tersangkanya, kami melakukan penangkapan yang bersangkutan di wilayah Dukuh Sidomukti,” terang Kasat Reskrim Polres AKP Dita Kristiandari.

Tersangka, dalam melakukan aksinya menggunakan sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi H 6638 ZB. Modus yang digunakan tersangka yakni dengan mengikuti korban yang sedang mengendarai sepeda motor dan meletakkan dompet di bagasi yang ada di bawah kunci kontak sepeda motor. Saat korban lengah, tersangka langsung mengambil dompet tersebut sambil mengendarai sepeda motor.

Berdasarkan pengakuan tersangka, saat melakukan aksinya tersebut dirinya hanya seorang diri. Hasil yang diperoleh dari menjambret, digunakan tersangka untuk berfoya-foya di wisata karaoke Sembir, Sarirejo.

“Saya sendirian, kalau dapat hasil, uangnya saya gunakan untuk karaoke di Sembir. Sebelum ditangkap, saya sudah enam kali menjambret di wilayah Salatiga,” pungkasnya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (sas/ida)