Tahun 2014, Prestasi Pelajar Mengagumkan

304
Bangga - Kepala Disdikpora Tedjo Supriyanto (paling kiri) bersama Wali kota Yuliyanto (tengah) serta Metalia Widya Diantika, peraih medali di kejuaraan catur internasional di Brazil. (Dhinar sasongko/RADAR SEMARANG)
 Bangga - Kepala Disdikpora Tedjo Supriyanto (paling kiri) bersama Wali kota Yuliyanto (tengah) serta Metalia Widya Diantika, peraih medali di kejuaraan catur internasional di Brazil. (Dhinar sasongko/RADAR SEMARANG)

Bangga – Kepala Disdikpora Tedjo Supriyanto (paling kiri) bersama Wali kota Yuliyanto (tengah) serta Metalia Widya Diantika, peraih medali di kejuaraan catur internasional di Brazil. (Dhinar sasongko/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Kota Salatiga sebagai kota pendidikan ternyata bukan hanya isapan jempol. Puluhan prestasi ditorehkan para pelajar dan pendidik di Salatiga. Mulai dari pendidikan hingga olahraga. Semua bidang itu terus dimaksimalkan prestasinya oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang di nahkodai oleh Tedjo Supriyanto.
Salah satu pemicu prestasi adalah bantuan operasional sekolah (BOS) tahun 2014 yang jumlahnya mencapai 28 miliar lebih. dana tersebut bersumber dari APBN lebih dari 22 miliar, APBD Propinsi mencapai 1 miliar dan APBD Kota Salatiga mencapai Rp 4.6 miliar.

Kepala Disdikpora Tedjo Supriyanto menuturkan, siswa kurang mampu di Salatiga juga mendapatkan bantuan. Totalnya mencapai 8959 siswa. Dana bagi siswa kurang mampu diberikan langsung kepada yang bersangkutan melalui rekening dan diketahui orang tuanya. “Kami sangat berharap bantuan itu terus mendongkrak prestasi para anak – anak,” imbuh Tedjo.
Setelah dicanangkan sebagai kota inklusi pada 12 Desember 2012, belasan lembaga pendidikan telah disiapkan memiliki pelayanan pendidikan khusus. Yakni enam Sekolah Luar Biasa (SLB), 11 sekolah penyelenggara inklusi dan layanan khusus serta empat sekolah penyedia program cerdas istimewa – Bakat istimewa / Cibi).

Disinggung mengenai prestasi dibidang pendidikan, memang sangat mengagumkan. Mulai dari para pendidik yang ada. Untuk tingkat nasional, Kota Salatiga tahun 2014 menyumbangkan dua nama yakni Siti Mukaroman kepala TK Al Azhar 23 yang menyabet gelar juara II TK Berprestasi serta Yati Kurniawati guru SMP 7 juara I olimpiade sains mapel Fisika. Sedangkan untuk tingkat Propinsi ada sejumlah nama yakni Amelia Tauresia (MAN Salatiga), Nining Mariyaningsih (SMKN I), Yuli Rindaningsih (SD Ledok II) dan Muhlisun dari SLB Negeri Salatiga.

Sementara untuk para siswa, ada juara yang berprestasi dari tingkat propinsi hingga internasional. Yang terbaru adalah yang disabet Metalia Widya Diantika, juara III catur tingkat internasional di Brazil. Kemudian ada Reinard Rahardian dari SMP Kr Satya Wacana (juara OSN Tingkat nasional). Selain itu masih puluhan prestasi lainnya, yang sebagian besar memang bersumber dari bidang olah raga.”Kami sangat berterimakasih dengan para pendidik dan siswa yang berhasil meraih prestasi dan membawa nama kota Salatiga. Kami berusaha kedepan terus mempertahankan dan menambah prestasi yang ada,” jelas Tedjo di ruang kerjanya, kemarin. (sas/sct)