Warga Minta Kualitas Raskin Ditingkatkan

233

SALATIGA — Jatah raskin (beras miskin) untuk Kota Salatiga tidak berubah. Pemkot mendapatkan jatah raskin dari pemerintah pusat sebanyak 96,6 ton per bulan. Beras sebanyak itu diperuntukkan bagi 6.440 rumah tangga sasaran (RTS) program raskin 2014. Rinciannya, per RTS menerima 15 kg/bulan.
”Kuota raskin 2014 Salatiga, sama dengan tahun sebelumnya. Sehingga kuantum beras raskin yang diterima, juga sama dengan program raskin 2013,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Salatiga, Darmono, kemarin.
Dijelaskan, kuota raskin ditentukan oleh pemerintah pusat. Pembagian kuota RTS penerima manfaat program raskin, didasarkan pada data PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) yang disusun BPS (Badan Pusat Statistik).
Darmono mengatakan, sejauh ini mekanisme dan teknis pelaksanaan program raskin belum ada perubahan. Raskin disalurkan dari Bulog ke titik distribusi, yakni kantor kelurahan. Selanjutnya, petugas raskin di kelurahan yang mendistribusikan kepada para RTS.
Harga raskin hingga titik distribusi senilai Rp 1.600 per kg. ”Pelaksanaan program raskin di Kota Salatiga hingga saat ini tidak ada masalah. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan raskin selama ini bisa tepat harga, sasaran, jumlah, dan administrasi.”
Sementara itu, sejumlah RTS di Blotongan, Kecamatan Sidorejo meminta kepada pemerintah dan Bulog untuk meningkatkan kualitas raskin. Jika tak layak untuk dikonsumsi, warga pilih jual raskin untuk pakan ternak. (sas/isk/ce1)