Astaga! Bayi Sendiri Dibuang di Teras Rumah

146
IDENTIFIKASI KORBAN : Polisi sedang melakukan identifikasi penemuan jasad orok bayi di Dusun Jlapan, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Sabtu (25/3). (POLRESTA MAGELANG UNTUK RADAR KEDU)
IDENTIFIKASI KORBAN : Polisi sedang melakukan identifikasi penemuan jasad orok bayi di Dusun Jlapan, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Sabtu (25/3). (POLRESTA MAGELANG UNTUK RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Bayi laki-laki ditemukan warga Desa Kebonharjo Kecamatan Patebon. Bayi diduga kuat sengaja dibuang oleh orang tuanya dengan cara digeletakkan di depan rumah warga di Jalan Tentara Pelajar, Desa Kebonharjo.
Dugaan itu muncul, lantaran saat ditemukan bayi mungil itu dalam kondisi terbungkus handuk dan jaket berwarna cokelat. Jika melihat kondisi bayi, yakni 42 sentimeter dan berat 2,4 kilogram.

Pemilik rumah, Yusuf Kodri mengaku sempat mendengar suara kendaraan roda dua berhenti didepan rumah. Namun tak lama kendaraan, lalu pergi. Selang beberapa saat, pemilik rumah mendengar tangisan bayi.

Saat keluar rumah, Yusuf mendapati ada bayi tergeletak terbungkus jaket dan handuk. Ia menduga, pelaku pembuangan bayi adalah orang tua bilogis bayi tersebut. Keduanya kabur ke arah barat dan kini masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Kini bayi tersebut dirawat di Ruang Merak, bagian Prenatal Resiko Tinggi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewondo Kendal. Meski kondisinya sudah membaik namun perlu perawatan intensif karena butuh asupan susu formula.

Kepala Ruang Merak, dr Eriyanti mengatakan kondisi bayi saat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sehat dan tali pusar sudah lepas. “Kalau perkiraaan bayi sudah lahir satu hari sebelum dibuang di depan rumah. Tapi kini kondisi bayi sudah membaik, bahkan saat dibawa oleh polisi ke rumah sakit sudah sehat hanya butuh asupan susu saja,” tuturnya.
Warga sekitar penemuan bayi mengatakan, sebelumnya ada dua orang laki-laki dan perempuan naik kendaraan dari arah timur berhenti di depan rumah milik Yusuf. “Yang laki-laki diatas motor dan yang perempuan turun sempat mencari plastik di bak penampungan es batu. Namun kemudian menaruh bayi di kursi depan rumah Yusuf,” ujar Rini, warga sekitar.

Usai menaruh bayi, kedua orang tersebut kemudian melarikan diri ke arah barat. Pemilik rumah yang mendengar tangisan bayi, langusng keluar dan kaget mendapati ada bayi dikursi teras rumah. “Pemilik rumah sempat mengejar orang yang menaruh bayi namun tidak terkejar,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolsek Patebon, AKP Munasir mengatakan bayi dibungkus dengan handuk, sarung dan jaket berwarna hijau. “Dua orang yang diduga orangtua bayi tersebut. Dari keterangan yang kami dapat, kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari tadi,” kata kapolsek Munasir. (bud/bas)